Arsip

Arsip untuk Juni, 2009

Palang Merah Internasional: Jalur Gaza Kritis

gaza(15)Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan, enam bulan setelah agresi Israel, kehidupan satu setengah juta warga Gaza masih sangat memprihatinkan. Mereka masih hidup dibawah blokade dan pembatasan yang diberlakukan rezim Zionis.

Blokade yang dilakukan Israel, juga menyulitkan ICRC untuk melaksanakan program rekonstruksi Gaza meski sudah tersedia dana sebesar 4,5 juta dollar AS. Menurut ICRC, rakyat Gaza masih kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, kekurangan persediaan air bersih tidak tersedianya sistem sanitasi dan rumah yang layak untuk tempat tinggal. Ratusan pasien meninggal dan ratusan pasien lainnya dalam kondisi kritis karena ketiadaan obat dan terbatasnya peralatan rumah sakit di Gaza, sementara Israel tidak mengizinkan para pasien itu keluar Gaza untuk berobat.

ICRC mendesak rezim Zionis agar memberi iji masuk bagi truk-truk yang mengangkut berbagai peralatan, pipa-pipa air, bahan bangunan dan kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan untuk proses rekonstruksi. Tapi desakan itu tidak digubris Israel.

Dalam laporannya, ICRC menyatakan tingkat kemiskinan warga Gaza sudah mencapai level yang membahayakan, yang berdampak pada makin bertambahnya jumlah anak-anak Gaza yang menderita gizi buruk. Sampai saat ini, ribuan orang di Gaza tidak punya rumah karena rumah mereka hancur akibat agresi brutal Israel bulan Januari lalu. Lebih dari 70 persen dari 1,5 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Satu dari sembilan keluarga di Gaza pendapatannya kurang dari 250 dollar per bulan.

ICRC mengingatkan dunia internasional untuk lebih memperkuat tekanannya pada Israel agar segera mengakhiri blokade di Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama dua tahun dan membuat warga Gaza menderita. Organisasi Palang Merah Internasional itu menegaskan, bantuan kemanusiaan saja tidak cukup untuk meringankan penderitaan warga Gaza karena yang terpenting adalah penyelesaian politik yang tegas dari pihak-pihak yang terkait terhadap kebijakan kejam Israel untuk memulihkan kembali kehidupan warga Gaza. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Politik

Obama Menyerang Negeri-Negeri Kaum Muslim, Mulai Dari Rezim Turki Hingga Rezim Mesir, Melewati Rezim Pemerintahan Saudi

[Al-Islam 459] Setelah kunjungannya ke Istanbul (Turki), Obama mengarahkan tagetnya ke wilayah Kinanah (Mesir) melewati Jazirah Arab. Pada hari Kamis pagi (4/6/2009) Obama disambut oleh penguasa Mesir seperti seorang pahlawan yang baru pulang dari medan tempur dengan membawa kemenangan! Sebelum kedatangannya, sudah tampak penjagaan sangat ketat. Pasukan keamanan tersebar di mana-mana. Berbagai bunga dan hiasan ucapan selamat berjajar menyambut Presiden Amerika itu. Padahal dia adalah pemimpin kekufuran, yang hingga kini masih terus menumpahkan darah umat Islam di Afganistan, Pakistan dan Irak.

Penguasa Mesir menyambut Obama dari pintu Istana Kubah dengan penuh kehangatan dan penghormatan. Dari sana Obama pergi menuju Universitas Kairo untuk menempati mimbar kehormatan yang telah disiapkan dan menyampaikan pidato kepada kaum Muslim.

Inti pidato yang disampikan Obama tidak berbeda dengan kebijakan umum para mantan presiden Amerika sebelumnya. Mulai dari awal hingga akhir, isi pidato Obama tidak keluar dari upaya Amerika untuk mewujudkan kepentingannya sendiri. Amerika mencoba meyakinkan kaum Muslim bahwa perang yang dilancarkan Amerika terhadap negeri-negeri kaum Muslim adalah benar. Dengan tipudaya yang begitu sempurna, Obama berusaha memunculkan kesan bahwa Amerika sedang berupaya membangun hubungan yang bersifat umum (dengan Dunia Islam).

Namun, terkait dengan isu-isu yang kasatmata, isi pidato Obama begitu tajam, pedas, jelas dan tanpa basa-basi, yang menunjukkan permusuhannya yang nyata terhadap kaum Muslim. Allah SWT berfirman:

قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ

Telah nyata kebencian dari mulut mereka dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka lebih besar lagi (QS Ali Imran [3]: 118).

Sejak awal Obama telah melontarkan berbagai ancaman terhadap mereka yang disebut dengan ekstremis-teroris di Afganistan dan Pakistan. Bahkan ia mendorong berbagai negara untuk berperang di pihak Amerika. Dengan bangganya Obama mengatakan bahwa dirinya telah mengumpulkan 46 negara untuk membantunya berperang di Afganistan.

Obama bahkan telah membombardir Pakistan secara langsung maupun tidak langsung. Dalam hal ini, dia tidak merasa bersalah sedikitpun meski yang dia bunuh adalah kaum perempuan, anak-anak dan orang tua.

Walhasil, mereka itulah para ekstremis yang sesungguhnya. Pasalnya, berbagai kejahatan telah dilakukan Amerika. Amerika juga terus melakukan aksi pembunuhannya secara brutal di Afganistan, Pakistan dan Irak. Namun, Obama terus saja mengatakan bahwa Amerika tidak ingin memerangi Islam dan kaum Muslim, seperti yang telah ia katakan di Turki.

Kemudian, ketika Obama beralih pada isu Palestina dalam pidatonya itu, ia dengan jelas menyatakan bagaimana kuatnya hubungan Amerika dengan negara Yahudi yang telah merampas Palestina. Dalam pandangan Obama, negara Yahudi harus tetap dengan apa yang telah dirampasnya. Kemudian, ia menekankan solusi dua negara, yaitu pengakuan akan hak bangsa Yahudi atas sebagian besar wilayah Palestina, sementara sisanya yang tinggal sedikit, disebut dengan negara bagi warga Palestina.

Selanjutnya, dengan polosnya, Obama ingin menghentikan pembangunan—bukan menghapus—permukiman Yahudi. Itu pun dengan syarat, Palestina harus menghentikan setiap bentuk perlawanan dan permusuhannya terhadap Yahudi.

Pidato Obama lalu memasuki isu senjata nuklir. Dalam hal ini, ia fokus pada Iran. Ia menginginkan wilayah Timur Tengah bersih dan bebas dari senjata nuklir. Anehnya, ia sama sekali tidak menyebutkan institusi Yahudi meski hanya satu kata. Padahal semua tahu bahwa institusi Yahudi adalah negara nuklir!

Dengan demikian, jelas hakikat kedatangan Obama adalah untuk menyerang kaum Muslim melalui tipudaya, kelicikan dan kata-kata manis. Di sisi lain, penguasa Mesir telah menyiapkan suatu mekanisme untuk memobilisasi orang-orangnya agar bersorak-sorai dan memberikan sambutan hangat atas tindakan jorok, keji dan beracun yang dilakukan Amerika ini.

Sesungguhnya sorak-sorai dan sambutan hangat yang palsu ini terlihat jelas sekali bagi siapapun yang kedua matanya sehat. Jika tidak, bagaimana mungkin ia memberikan sambutan hangat atas pidato Obama tentang solusi dua negara? Pantaskah seorang Muslim rela, apalagi bersorak-sorai dan menyambut hangat keinginan Amerika untuk membagi-bagi tanah Palestina yang penuh berkah—tanah tempat Isra’ dan Mikraj-nya Nabi saw.—antara pemilik yang sah (kaum Muslim) dan orang yang telah merampasnya (Yahudi)?

Bagaimana mungkin seorang Muslim bersorak-sorai memberikan sambutan hangat, padahal Obama telah sengaja menyimpangkan makna firman Allah SWT ketika ia menyitir firman-Nya:

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الأرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا

Siapa saja yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu membunuh orang lain, atau bukan karena ia membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan ia telah membunuh manusia seluruhnya (QS al-Maidah [5]: 32).

Ayat ini oleh Obama ditujukan kepada mereka yang disebut dengan ‘ekstremis’ Muslim. Padahal ayat ini merupakan ayat yang pertama kali diturunkan kepada Bani Israel. Dengan mengutip ayat ini, Obama menganggap seorang Muslim yang membela agamanya dan keluarganya serta memerangi orang-orang yang menyerangnya sebagai orang yang telah membunuh semua manusia. Sebaliknya, apa yang dilakukan oleh institusi Yahudi yang telah membunuh warga Palestina, merampas tanahnya, mengusir dari rumah-rumahnya, merampas kehormatan dan kesuciannya serta melakukan kerusakan demi kerusakan, semua itu di mata Obama bukan pembunuhan atas semua manusia.

Di mata Obama, pembantaian yang dilakukan Amerika terhadap kaum Muslim, juga bukan pembunuhan atas semua orang. Allah SWT berfirman:

كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إِنْ يَقُولُونَ إِلا كَذِبًا

Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka. Mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta (QS al-Kahfi [18]: 5).

Bagaimana mungkin pula seorang Muslim bersorak-sorai memberikan sambutan hangat kepada Obama, yang dengan seenaknya mengumumkan bahwa Al-Quds (Yerusalem) dikuasai bersama oleh bangsa Yahudi, orang-orang Kristen dan kaum Muslim? Padahal jelas Khalifah Umar melalui Perjanjian Umariyah dulu telah menetapkan bahwa tidak seorang Yahudi pun boleh tinggal di dalamnya.

Sungguh, sorak-sorai dan sambutan hangat itu terlihat jelas sekali dustanya. Penguasa boneka yang telah disiapkan Obama ternyata tidak mampu menyembunyikan semua kedustaan ini meskipun mereka telah menyiapkan panggung sandiwara untuk Obama agar wajahnya terlihat bagus, toleran dan adil.

Wahai kaum Muslim:

Sesungguhnya Obama mendatangi Anda dengan “pakaian ibadah” sekadar demi memanfaatkan Anda, sementara Anda tidak merasa dimanfaatkan. Karena itu, Obama sesungguhnya lebih berbahaya daripada orang yang secara terang-terangan dan terbuka memusuhi Anda.

Amerika sebetulnya panik dan takut kepada Anda meski Amerika dilengkapi dengan senjata berat dan modern. Jika tidak demikian, tentu Amerika akan menyatakan secara terbuka permusuhannya kepada Anda.

Wahai kaum Muslim:

Obama memilih menyerang negeri-negeri kaum Muslim bukan tanpa pertimbangan. Ia memulai ‘serangannya’ dari Istanbul (Turki), melewati wilayah Jazirah dan berakhir di wilayah Kinanah (Mesir). Istanbul merupakan wilayah kuasaan al-Fatih, ibukota Khilafah yang pernah berdiri kokoh di hadapan dominasi Yahudi atas Palestina. Ia juga menyadari bahwa wilayah Jazirah adalah ibukota Khilafah yang pertama, yang dari Jazirah inilah Umar membebaskan al-Quds (Yerusalem). Ia pun menyadari bahwa wilayah Kinanah (Mesir) adalah pusat kekuasaan Shalahuddin, yang darinya beliau membebaskan al-Quds (Yerusalem) dari kaum salibis.

Obama menyadari semua itu. Karenanya, ia datang ke negeri-negeri tersebut membawa pesan untuk umat Islam, bahwa era kemuliaan kaum Muslim sudah lenyap dan berakhir. Negara dan kekuasaan sekarang ada di tangan Obama dan sekutunya serta di bawah pengaruh Amerika.

Sungguh, kaum kafir penjajah lebih banyak mengetahui pusat-pusat kekuatan umat Islam daripada kaum Muslim sendiri. Mereka mempelajari sejarah dan agama kita, mengerti kantong-kantong kekuatan kita dan memahami karakteristik-karakteristik kebaikan yang diemban umat kita. Jadi, bukan hal yang kebetulan jika Obama menyitir firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, serta menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kalian saling kenal mengenal (QS al-Hujurat [49]: 13).

Ia sengaja berhenti sampai pada kalimat di atas. Ia tidak meneruskannya sampai akhir ayat, yaitu:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kalian (QS al-Hujurat [49]: 13).

Ia tidak menyebutkan bahwa takwalah yang akan menjadikan umat Islam paling mulia dan paling perkasa, dan dengan ketakwaan pula umat Islam akan menjadikan Amerika dan pengikutnya sebagai umat yang paling rendah dan paling hina.

Wahai kaum Muslim:

Sungguh, melalui pidatonya itu, Obama berusaha untuk memperlihatkan bahwa dirinya adalah pemimpin dunia. Untuk itu, dia menyiapkan para penguasa antek di negeri-negeri kaum Muslim, yang kemudian memberi Obama mahkota yang melebihi apa yang dia inginkan. Keadaan Obama dengan para anteknya itu sesungguhnya seperti keadaan Fir’aun dengan kaumnya (Lihat: QS az-Zukhruf [43]: 54).

Namun, andai saja Obama itu cerdas dan pintar, dia seharusnya menyadari bahwa wilayah Istanbul, Jazirah dan Kinanah (Mesir) sesungguhnya tidak pernah menerima apalagi menyambutnya. Mereka yang menyambutnya hanyalah kumpulan para penguasa pengkhianat yang tidak lama lagi akan disingkirkan dari kehidupan kaum Muslim.

Obama juga seharusnya menyadari bahwa permainan kata-kata dalam pidatonya dan tipuan-tipuan pernyataan yang dilontarkan, tidak akan mampu mempengaruhi akal sehat kaum Muslim.

Sungguh, Hizbut Tahrir mengumumkan kepada Obama dan dunia, bahwa Islam memiliki para tokoh dan ksatria yang akan menegakkan Daulah Islam untuk menjadi negara nomor satu di dunia. Daulah Islam akan datang untuk menegakkan keadilan, menghapus kezaliman dan mengembalikan hak-hak kepada yang memang berhak; mengusir Amerika agar kembali ke rumahnya sendiri dalam keadaan hina dan tak berdaya serta menghapus institusi Yahudi yang telah merampas Palestina sehingga semuanya kembali utuh menjadi bagian dari Daulah Islam. Bumi akan kembali bersinar dengan tegaknya Khilafah dan kebaikan akan merata terasa di seluruh penjuru dunia.

وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

Allah berkuasa atas urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya (QS Yusuf [12]: 21).

Categories: Politik

Siapa yang Membuat Israel Jadi Arogan?

obamagSudah menjadi rahasia umum kalau Israel selama ini menikmati kemudahan bantuan dari AS, terutama untuk keperluan militernya. Dibandingkan negara-negara lain yang juga menerima bantuan dari pemerintah AS, Israel tidak perlu melewati birokrasi panjang di AS untuk mendapatkan bantuan itu.

Tidak seperti negara-negara lain yang juga menerima bantuan militer dari AS, Israel tidak perlu berurusan dengan Pentagon untuk mendapatkan bantuan dana bagi militernya. Selain itu, AS juga memberi keleluasaan bagi Israel untuk secara langsung membuat kesepakatan kerjasama dengan seluruh kontraktor militer di AS. Dan para kontraktor militer di AS membagi kontrak-kontrak militernya ke seluruh distrik-distrik yang kuat di Kongres, sehingga mereka selalu mendapat dukungan dari mayoritas Kongres.

Kondisi itu ikut menguntungkan sejumlah lobi Israel di AS, utamanya American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang makin berpengaruh di Capitoll Hill, tempat anggota Kongres AS bekerja. Lobi yahudi terbesar di AS ini bisa mempengaruhi anggota Kongres agar pemerintahan di AS mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro-Israel.

Dan Kongres AS tahun ini kemungkinan besar akan kembali menyetujui anggaran bantuan pemerintah AS untuk militer Israel, meski anggaran itu diprotes oleh para aktivis perdamaian dan aktivis anti-perang di negeri itu. Tak banyak yang tahu, kalau Presiden Barack Obama telah mengajukan proposal anggaran bantuan bagi militer Israel sebesar 2, 775 milyar dollar untuk tahun fiskal 2010.

Proposal itu sudah dibahas oleh sub komite House Appropriations yang menangangi bidang kenegaraan, operasi-operasi internasional dan program-progam yang terkait. Pembahasan yang dilakukan di sebuang ruangan kecil di Capitol Hill itu juga dilakukan secara tertutup. Perss dan para aktivis anti-perang yang ingin mengetahui apakah pembahasan itu menyinggung bantuan untuk Israel, tidak diberi akses informasi. Mereka hanya tahu bahwa anggaran fiskal yang diajukan Obama lolos ke komite penuh Majelis Apropriasi di Kongres..

Para aktivis anti-perang di AS memprotes rencana anggaran yang mencantumkan bantuan untuk militer Israel, karena militer Israel telah menyalahgunakan persenjataannya untuk membunuh warga sipil di Palestina. Dari dokumen-dokumen CIA yang baru-baru ini dirilis ke publik juga diketahui, bahwa bantuan AS untuk militer Israel makin memperkuat persenjataan Israel yang membuat rezim Zionis itu arogan dan berani menolak inisiatif-inisiatif perdamaian.

Israel juga menggunakan bantuan dari AS untuk membangun persenjataan nuklirnya dan AS bukannya tidak tahu akan hal itu. Mantan presiden AS Jimmy Carter bahkan asisten menlu AS, Rose Gottemoeller serta militer AS sendiri mengakui bahwa Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang mengembangkan persenjataan nuklir.

Jika demikian, pemerintah AS sudah melanggar undang-undang negaranya sendiri. Amandemen undang-undang AS tentang bantuan untuk luar negeri secara khusus melarang AS memberikan bantuan bagi negara yang mengembangkan program nuklirnya tapi tidak menandatangani kesepakatan non-proliferasi (NPT) dan Israel adalah negara belum menjadi anggota kesepakatan NPT.

Bantuan buta AS terhadap Israel menunjukkan bahwa pemerintah dan Kongres AS berada dibawah supremasi lobi-lobi Yahudi, khususnya AIPAC. AS jelas meng’anakemas’kan Israel. Selama ini Israel selalu bersikap keras terhadap negara-negara yang mengembangkan program nuklirnya, misalnya Iran. Pada Israel, AS terus memberikan subsidi meski terbukti Israel telah menyalahgunakan bantuan AS untuk membunuh warga sipil, sedangkan pada Iran, AS malah menjatuhkan sanksi meski AS tak pernah bisa membuktikan tuduhannya yang menyebutkan bahwa program nuklir Iran digunakan untuk membuat persenjataan.

Categories: Politik

Kemenangan Obama, Kemenangan Kaum Yahudi

holocaust3Bagi Yahudi Amerika, kemenangan Barack Obama menjadi lambang kemenangan mereka. Para Yahudi AS itu mengatakan, perjalanan hidup seorang Obama yang berasal dari keturunan imigran kulit hitam hingga berhasil mencapai kursi kepresidenan AS, mirip dengan perjuangan kaum Yahudi yang datang ke AS sebagai imigran yang mencari kehidupan yang lebih baik setelah mereka selalu menjadi kaum terusir di berbagai penjuru dunia.

Salah seorang tokoh Yahudi AS yang beranggapan seperti itu antara lain David Axelrod penasehat senior Gedung Putih dan kepala strategi kampanye Obama, yang selalu berusaha menutup-tutupi latar belakang ke-Yahudi-annya. Dalam sebuah pesta untuk Obama yang didanai sejumlah organisasi Yahudi di AS, Axelrod mengatakan, prestasi Obama merupakan satu lagi langkah maju kaum Yahudi dalam perjalanan Amerika Raya, yang sebelumnya telah dilakukan ayah dan kakek neneknya ketika mengungsi dari Bessarabia ke AS.

“Mereka datang ke AS bukan cuma untuk mencari tempat yang aman, tapi mereka juga mencari tempat yang menjanjikan dan memberikan kesempatan. Dan Amerika adalah lambangnya,” kata Axelrod.

Ia mengungkapkan harapannya, suatu saat nanti bukan hanya Obama yang bisa terpilih ke Gedung Putih, tapi anak-anak Yahudi lainnya seperti Rahm Emanuel yang ditunjuk Obama sebagai kepala staff Gedung Putih. Axelrod menyebut Emanuel sebagai “putera dari para imigran Israel.”

Axelrod mengaku sangat puas dan bangga begitu melihat hasil pemilu kemarin, dan melihat besarnya dukungan Yahudi AS pada Obama. Yang menurutnya merupakan dukungan terbesar pada Partai Demokrat dalam kurun waktu beberapa tahun ini.

Tokoh Yahudi lainnya yang memiliki pandangan sama dengan Axelrod dah ikut hadir dalam acara perayaan untuk Obama adalah aktor Bryan Greenberg. Ia mengaku hadir dalam perayaan itu untuk mengetahui lebih jauh bagaimana pemerintahan baru AS ini membina hubungan dengan komunitas Yahudi dan menanggapi isu-isu ke-Yahudi-an. Buat Greenberg, kepentingan Israel harus tetap nomor satu.

Greenberg menceritakan bagaimana nenek moyangnya berhasil lolos dari Jerman pada masa holocaust dan pengalaman perjalanannya ke Israel. Dari pengalamannya itu, Greenberg merasa betapa pentingnya bagi Yahudi memiliki satu tempat, setelah terusir dari satu tempat ke tempat lain selama ribuan tahun.

Rekan Greenberg, Debra Winger, salah satu pendukung Obama dan pendukung Yahudi mengatakan bahwa doa mereka telah dikabulkan dengan terpilihnya Obama. Bahkan Abner Mikvner, juru bicara kaum Yahudi Zionis, mantan anggota Kongres, mantan hakim federal yang juga mentor Obama berkomentar,“Obama adalah presiden Yahudi pertama“.

Tak heran, jika Barack Obama menunjukkan dukungan butanya pada Israel seperti juga presiden-presiden AS sebelumnya. Dan sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan apapun melihat tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza. Melihat fakta yang terang benderang ini, bisakah Obama diandalkan menjadi pemimpin AS yang membawa perubahan bagi perdamaian dunia, terutama dunia Islam? (eramuslim.com, 23/01/09)

Categories: Politik

Kepolisian Los Angeles Rekrut Seorang Da’i

30 Juni 2009 1 komentar

assadSyaikh Qazi Asad, seorang imigran kelahiran Pakistan dipercaya untuk menjadi da’i di Kepolisian Los Angeles (LAPD). Syaikh Asad diharapkan bisa memberikan informasi tentang Islam dan komunitas Muslim di Los Angeles pada jajarat aparat kepolisian LAPD.

Pihak LAPD mengklaim, inilah kali pertama LAPD merekrut seorang da’i. Menurut Letnan Mark Stainbrook yang membidangi pemantauan komunitas masyarakat di departemen anti-teror dan biro intelejen kriminal mengatakan, banyak petugas polisi LAPD yang tidak tahu tentang Islam dan komunitas Muslim yang ada di Los Angeles.

“Syaikh Asad akan menjadi orang yang akan mendidik mereka tentang Islam dan komunitas Muslim,” kata Stainbrook.

Para pimpinan di LAPD juga berharap Asad bisa memulihkan citra LAPD yang belakangan menuai banyak kritik terkait rencana LAPD membuat peta khusus tentang kota-kota yang banyak populasi muslimnya. Rencana itu digulirkan tahun 2007, tapi dikecam keras oleh komunitas Muslim yang menganggap rencana itu sebagai bentuk tekanan terhadap warga Muslim. Setelah aksi protes yang berlangsung sampai satu minggu, LAPD membatalkan rencana tersebut.

Los Angeles adalah kota kedua di AS, setelah New York yang paling banyak komunitas Muslimnya. Sedikitnya ada 500.000 Muslim yang tinggal di Los Angeles.

Para pemuka Muslim di kota itu menyambut positif penunjukkan Asad sebagai da’i di LAPD. Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR) wilayah California Selatan, Hussam Ayloush menilai Syaikh Assad memiliki pengetahun dan ketrampilan untuk mempersatukan semua lapisan masyarakat.

Selama ini, Syaikh Asad dikenal sebagai tokoh Muslim yang bisa menjembatani komunitas Muslim dan pihak kepolisian. Ia sekarang mengepalai organisasi Muslim Interfaith Clergy Council of America yang berafiliasi dengan Departemen Sherrif di kepolisian AS.

Siapa Syaikh Qazi Asad?

Asad sudah tinggal di AS selama 23 tahun. Pertama kali tiba di AS, ia tidak punya apa-apa dan bahasa inggrisnya pun tidak lancar. Dia belajar bahasa inggris dengan cara menonton berita berbahasa inggris di televisi dan ikur kursus bahas inggris.

Asad sempat bekerja beberapa tahun di bidang asuransi, sebelum menjadi seorang da’i. Ia aktif memberikan pemahaman bagi komunitas Muslim dan non-Muslim pasca serangan 11 September 2001. Asad diajak Sheriff Barca untuk memberikan keterangan pers pasca tragedi itu, untuk menunjukkan solidaritas para pejabat dan tokoh-tokoh masyarakat pada kelompok minoritas yang menjadi target kecurigaan setelah peristiwa Black September di AS.

Sejak itu, Syaikh Asad diminta bergabung dengan Dewan Eksekutif Keagamaan Sheriff. Ia mengajak belasan Muslim lainnya untuk bergabung ke Dewan itu dengan tujuan membangun rasa saling percaya antara komunitas Muslim dan komunitas lainnya di AS.

“Kita harus membangun komunikasi yang baik, kedua belah pihak harus saling berbicara,” ujar Syaikh Asad.

Asad, 47, menyatakan akan mengenakan pakaian tradisional Muslim Pakistan saat bertugas di LAPD. “Para polisi disana mungkin akan terheran-heran melihatnya, saya akan memberikan kesempatan mereka untuk beradaptasi,” tukas Asad.

Asad diharapkan benar-benar menjadi “jembatan” untuk meluruskan pandangan-pandangan yang salah masyarakat Barat tentang Islam dan Muslim, termasuk pada aparat keamanan dan kepolisian di AS dan bukan dijadikan sebagai “mata-mata” kepolisian LAPD untuk mengintai kehidupan komunitas Muslim di kota itu. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Pendidikan, Politik

Benarkah Michael Jackson Seorang Muslim?

1michaeljacksondubaiaugust2005okehMeninggalnya Michael Jackson meninggalkan begitu banyak hal. Entah dengan maksud dan tujuan apa atau sekadar merasa harus berbela sungkawa, banyak orang yang selalu mengait-ngaitkan Jackson dengan Islam, bahwa Jackson sudah menjadi seorang Muslim.

Tak diragukan lagi kalau Jacko—begitu panggilan akrab Michael Jackson—adalah seorang musisi yang mempunyai talenta. Ia menciptakan musik yang digemari banyak orang di seluruh dunia dan menghasilkan uang sedemikian banyak. Jacko menciptakan sebuah tarian yang sangat terkenal, yaitu moonwalk, dan berdiri miring seperti hendak jatuh, dan sulit ditiru oleh penari-penari lainnya. Popularitasnya membuat jutaan orang tergila-gila kepadanya, bahkan Jacko—seperti David Beckham di dunia sepak bola—tak ubahnya seperti nabi bagi para penggemarnya.

Salah satu yang terus bergulir sampai kini adalah, apakah Jacko benar-benar telah memluk Islam? Banyak berita yang melaporkannya seperti itu. Gulf News misalnya, melaporkan pada 21 November 2008 bahwa Jacko sudah memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Mikail.

Karena sentimennya sebagai seorang Muslim pula dunia Arab bahkan ramai memberikan penghormatan kepada Jacko. Di Bahrain, sebuah kerjaan berkabung. Pada tahun 2005, Jacko pernah tinggal di negara itu selama satu tahun ketika tengah menghadapi kasus tuntutan penganiayaan anak di AS. Sebagian rakyat Bahrain menganggap Jacko sudah menjadi warga negaranya. Di Mesir, sebagian orang sengaja cuti untuk pergi ke Alexandria bergabung dengan penggemar Jakco lainnya untuk berkabung. Di Kairo, sebuah klub jazz sekarang tengah kewalahan mengatur jadwal untuk malam penghargaan kepada Jacko. Di Lebanon, lebih dari 100 orang penggemarnya menyalakan lilin dan menyanyikan lagu-lagu Jacko di pusat kota.

Bahkan ketika tragedi berdarah Gaza pada Januari silam pun, pemandangan seperti ini langka ditemukan di negara-negara Arab.

Di Indonesia, bahkan dalam setiap acara infotainment ketika memaparkan perjalanan hidup Jacko, selalu juga dibahas dalam porsi besar bahwa Jacko telah memeluk Islam. Sebenarnya, kasak-kusuk Jacko masuk Islam sudah sering terdengar sejak tahun 2004. Setiap tahun, selalu saja ada yang memberitakan bahwa Jacko sudah masuk Islam lewat bimbingan kakaknya, Jermaine Jackson yang memang sudah nyata menjadi seorang Muslim.

Namun, tidak seperti selebriti dunia lainnya yang ketika masuk Islam telah jelas menunjukan ke-Islam-annya, tidak demikian dengan Jacko. Berita Jacko dengan aktivitas Islam amatlah minim, bahkan boleh dibilang hampir tidak ada. Pada sekitar 2006, sebuah lagu yang berjudul “Give Thanks To Allah” dirilis, suara vokalnya mirip sekali dengan suara Jakco. Semua orang (Islam, dan terutama orang Arab) mengklaim itu lagu nasyid yang diciptakan oleh Jacko, namun kenyataannya lagu itu milik Zain Bikha, seorang munsyid asal Afrika Selatan yang terkenal bahkan di dunia Arab sendiri.

Cat Stevens, penyanyi terkenal asal Inggris, ketika memeluk Islam masih tetap berkarya namun nuansa Islamnya sangat kental. Ia memberikan karya kepada kelompok nasyid Raihan dalam nasyid “God Is The Light” dan lagu-lagu lainnya yang ia ciptakan jelas menunjukan ia seorang Muslim tanpa diragukan lagi. Lagunya yang terkenal yang didaur ulang oleh grup rock Mr Big, “Wild World”, keuntungannya ia sumbangkan untuk perkembangan dakwah.

Nama Cat Stevens pun ia ganti dengan Yusuf Islam. Sedangkan Jacko diberitakan mengganti namanya menjadi Mikail, suatu nama yang walaupun berbau Islam, cukup mengernyitkan dahi, karena tak lazim dipakai oleh orang-orang Islam, bahkan hampir jarang sekali. Selain Yusuf Islam, masih banyak lagi selebriti dunia yang memeluk Islam dan tak ragu menampilkan jati dirinya sebagai seorang Muslim.

Pada tahun 2009, BBC dan MSNBC mewartakan bahwa Jacko sedianya akan melakukan tur musiknya lagi di London, dan para penggemarnya yang berjumlah ribuan sudah menantinya. Jangan pula dilupakan, istri kedua Jacko adalah seorang yahudi, bernama Debbie Rowe. Jadi apakah benar Jacko sudah menjadi seorang Muslim? Sayang sekali, tak ada catatan yang pasti mengenai hal itu. Sedangkan Jacko sudah berpulang, dan hanya Allah swt yang mengetahuinya. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Remaja

Dua Anak Michael Jackson Berdarah Yahudi

jacko-1Kematian raja pop dunia Michael Jackson (MJ) berbuntut pada status tiga anak yang ditinggalkannya. Para pakar keluarga di AS kini sedang ramai memperdebatkan soal siapa yang lebih berhak mengasuh anak-anak MJ, Prince Michael I, 12 dan Paris Michael Katherine,11 yang dikabarkan dari hasil perkawinan MJ dengan Debbie Rowe, seorang perempuan Yahudi.

Sebagian pakar mengatakan setelah kematian Jacko, maka hak asuh kedua anak Jacko itu harus dikembali pada ibunya, dengan alasan seorang anak yang lahir dari ibu Yahudi, maka anak tersebut dianggap sebagai orang Yahudi.

Jacko bertemu Rowe, ketika Rowe masih bekerja sebagai perawat dokter ahli kulit Jacko. Keduanya menikah pada tahun 1996, ketika Rowe sedang hamil enam bulan. Perkawinan itu hanya bertahan selama 3 tahun karena pada tahun 1999 mereka bercerai.

Rowe dan Jacko sempat bertikai soal hak pengasuhan anak menyusul perceraian mereka. Rowe akhirnya menandatangani kontrak untuk melepaskan hak asuhnya. Tapi pada tahun 2006, Rowe kembali menggugat hak asuh atas kedua anaknya dengan alasan, Jacko bukan ayah biologis dari kedua anak tersebut dan Rowe mengaku khawatir kedua anaknya akan dibesarkan dengan ajaran Nation of Islam, sebuah organisasi Muslim yang dipimpin oleh Louis Farrakhan.

jacko-2Rowe mengatakan, kekhawatirannya didasarkan pada fakta bahwa Jacko mempercayakan keamanan dirinya pada ormas Nation of Islam dan saudara lelaki Jacko, Jermaine Jackson yang sudah menjadi seorang Muslim. Selain itu, kata Rowe, Jackson mempekerjakan seorang pengasuh anak asal Rwanda, anggota Nation of Islam, sebagai pengasuh ketiga anak Jackson. Anak ketiga Jackson bernama Prince Michael II yang dikabarkan hasil bayi tabung dari seorang perempuan yang dirahasikan jati dirinya. Pihak pengadilan ketika itu memenangkan gugatan Rowe, meski akhirnya penyelesaiannya kasus rebutan hak asuh ini dilakukan di luar proses pengadilan.

Sekarang, setelah raja musik pop itu tiada, pro kontra kembali muncul soal status hak asuh kedua anak Jacko. Profesor hukum dari UCLA, Grace Ganz Blumberg mengatakan Jacko “telah membeli” anaknya dari ibu kandungnya.

“Jackson ingin menjadi orang tua yang eksklusif dengan membayar Rowe agar menyerahkan hak asuh anaknya pada Jacko. Tapi anak-anak butuh sokongan. Setiap orang akan mati dan apa yang terjadi sekarang, Jacko telah menjadikan anak-anaknya tanpa orang tua,” kata Blumberg.

Otoritas hukum yang berwenang juga mengatakan bahwa Rowe bisa mendapatkan hak asuh anaknya kembali, meski Jacko misalnya, sudah membuat surat wasiat tentang hak asuh anak-anaknya. Sementara kuasa hukum Rowe, Iris Finsilver mengatakan, Rowe akan berupaya untuk mendapatkan kembali hak asuh anaknya setelah Jacko meninggal. Namun kuasa hukum Rowe tidak menjelaskan apakah niat Rowe itu ada hubungannya dengan kegundahan Rowe yang tidak mau anaknya berada di bawah pengasuhan Nation of Islam seperti gugatannya terdahulu, karena Rowe adalah seorang Yahudi. Pasalnya, Finsilver lah yang pertama kali memberikan konfirmasi bahwa Rowe adalah seorang Yahudi.

Tapi keyahudian Rowe mengusik Rabbi Shmuley Boteach, yang juga teman dekat Michael Jackson. Boteach justeru mengungkapkan keheranannya ketika pertama kali mendengar berita bahwa Rowe orang Yahudi.

“Luar biasa, Michael Jackson saja selama ini tidak pernah cerita ke saya bahwa Prince dan Paris adalah Yahudi, kecuali jika Jacko memang tidak tahu bahwa ibu mereka Yahudi,” ujar Boteach sinis.

“Bisa Jadi Jacko memang tidak tahu kalau Debbie Rowe Yahudi. Saya juga tidak tahu apakah Rowe menaati ajaran-ajaran Yahudi, yang menjadi bukti bagi dirinya bahwa ia seorang Yahudi. Tapi jika anak-anak itu memang Yahudi, maka mereka harus dididik dengan cara Yahudi,” tukas Boteach. (eramuslim.com, 29/06/09)

Categories: Remaja

Alicia Rana Alya, Temukan Hidayah di Negeri Sakura

jepangIslam adalah jalan hidup. Sebuah pilihan yang tidak akan mudah bagi kebanyakan orang untuk menjalaninya. Satu milyar lebih penduduk Muslim di dunia saat ini, namun tak semua Muslim hidup secara islami. Walaupun Islam & Al-Quran turun di tanah Arab, hidayah Allah SWT tak mengenal negara dan tempat. Dan itu terjadi kepada seorang gadis Arab yang hendak menempuh master di tanah jepang. Sebut saja namanya Alya, seorang gadis cantik keturunan Suriah. Terlalu sempurna garis lekukan wajahnya untuk ukuran orang Asia seperti saya. Ia dibesarkan di Uni Emirat Arab dan keluarganya termasuk dalam golongan menengah ke atas di negaranya.

Saya berkenalan dengan Alya di Jepang, awal musim semi bulan april 2006, saat salju masih turun perlahan di kota itu. Kami sekelas bahasa jepang dan satu laboratorium dengannya. Untuk ukuran saya, ia termasuk anak yang manja dan terbiasa dengan kemewahan. Di awal kedatangan di Jepang, kami banyak menghabiskan waktu bersama untuk membeli perabotan kebutuhan sehari-hari. Saya lebih menyukai toko 100 yen, sedangkan ia tidak berkeberatan membeli di toko lebih dari 5000 yen asalkan bagus dan berkualitas sempurna.

Tujuh bulan kedatangan kami di Jepang, saya memutuskan untuk mengenakan hijab. Hanya karena ingin hidup secara islami dan memutuskan untuk menapaki jalan hidup ini secara perlahan namun pasti. Keputusan saya tentu saja mengundang perhatian anggota laboratorium bahasa tak terkecuali Alya. Ia memandang saya dengan tatapan sangat aneh dan sedikit sinis. Ketika saya ingin salat di lab, gadis yang berbahasa Arab sehari-hari itu memperhatikan saya dengan tatapan penuh tanda tanya. Namun tak banyak komunikasi kami karena kesibukan lab terlalu menyita. Pernah sekali waktu berbincang mengenai Islam dengannya, namun isue negatif tentang kondisi umat Islam yang memprihatinkan, keadaan Muslimah berjilbab yang tidak memperhatikan perilaku, Muslim yang berkata tidak jujur dan suka berlaku kasar menjadi fokus pembicaraannya.

Dalam sebuah pesta yang diadakan oleh lab, seringkali saya menjadi bulan-bulanan karena termasuk seorang yang aneh karena ada dua orang (Alya dan satu orang dari negara lain) yang beragama Islam selain saya, tapi ada yang minum sake (minuman keras khas Jepang) dan Alya tidak berjilbab. Ketika Alya ditanya mengapa tidak minum sake? Ia menjawab dengan ketus, “Because i dont like it! Not because of religion or anything”.

Waktu terus berjalan dan kami pun tak banyak interaksi. Hanya sapaan selamat pagi dan senyuman di saat berpapasan yang menjadi tautan hati kami. Mejanya tepat dibelakang saya, sedangkan meja saya menghadap tembok. Saya hanya berharap semoga Allah Swt melunakkan hati dan kesombongannya untuk mengakui Islam. Kadang hati bergetar karena ia adalah seorang Arab yang mestinya memiliki pemahaman keislaman lebih banyak karena bisa berbahasa arab dan mudah membaca Al-Quran, tetapi Alhamdulillah getaran tersebut tidak membuat saya ragu untuk sealu mengawali aktivitas di lab dengan membaca di dalam hati mushaf kecil Al-Qur`an walaupun hanya setengah halaman.

Satu setengah tahun berjalan sejak perkenalan pertama kami, saat itu akhir musim semi. Disaat bunga sakura hendak menggugurkan bunganya perlahan-lahan. Mendekati ujian tesis enam bulan lagi, terlalu banyak beban saya saat itu. Belajar di negeri orang, membutuhkan banyak toleransi dan perjuangan yang tidak kalah besar dengan di negeri sendiri. Tidur jam 3 pagi dan harus datang jam 8 pagi lab sudah hampir menjadi kebiasaan yang membuat lelah fisik maupun mental. Saya kemudian memutuskan untuk meninggalkan lab tersebut dan pindah ke tempat lain.

Ternyata saya tidak sendirian mengalami tekanan yang cukup berat dari lab. beberapa kali ia sakit dan tidak masuk 1 atau 2 hari. Yang saya pahami, ia pun ternyata sedang mengalami tekanan yang luar biasa dari dalam diri dan tugas tesisnya. Sampai ketika terhitung lima hari ia tidak masuk kampus. Saya bertanya-tanya ada apa dengannya. Batin saya sangat tidak nyaman. Khawatir ada sesuatu yang tidak diinginkan terjadi padanya.

Pukul 7 sore selepas Maghrib, tak tertahan lagi saya segera meluncurkan kendaraan saya menuju rumahnya. Niat hendak berkunjung untuk sekedar menyapa dan bertanya mengapa tidak masuk sekolah beberapa hari ini. Saya bawa Al-Qur`an kecil sebagai hadiah untuk ditaruh dalam box suratnya. Ingin agar ia membacanya perlahan dan merasakan keagungannya.

Pintu rumahnya terbuka setelah saya menekan bel, ternyata ia ada. Ia mempersilakan saya untuk duduk di sofa ruang tamunya. Kakinya bersimpuh di depan saya, ia berkata, besok ia akan pulang ke Abu dhabi. Saya ambil cuti. ”Saya ingin belajar salat…”, ujarnya kepada saya. Cucuran air mata berlinang di pipinya yang putih kemerahan. ”Saya ingin belajar mengaji dan belajar Islam. Mohon ajari saya berwudhu, ajari saya salat…”, pinta Alya.

Batin saya terguncang, bertasbih dan bertakbir. Allaahu Akbar!! Allah Maha Besar. Saya katakan kepadanya, resapilah.., nikmatilah saat-saat berwudhu seperti halnya saat-saat kita salat dan berbicara denganNya. Semoga saja, tetesan air yang mengalir ini menggugurkan dosa-dosa tubuh kita dan keangkuhan kita..

Kami pun larut dalam tangis dan peluk. Seperti halnya hujan rintik di pegunungan kota kami yang pelahan menggugurkan keangkuhan indah sakura yang hanya sesaat.

Minggu lalu, saya meneleponnya.. Ia di Abu dhabi, saya masih di negeri ini. Ia berkata “My hair… My hair.. I want to wear hijab..” kudengar suara Alya di ujung telepon

Semoga Allah SWT menjaga dan menuntunnya dalam kasih sayang menapaki jalan Islam dengan perlahan namun pasti.

———————————————————————————————————–

Kepada para muslim dan muslimah dimana saja berada, tetaplah melakukan yang terbaik sesuai dengan tata cara dan kehendak yang Allah SWT tuangkan dalam Al-Qur`an dan hadis. Bukan atas kehendak kita dan kesenangan terselubung. Karena kita tidak akan pernah tahu di ruang waktu mana Allah Swt menurunkan hidayahNya kepada seseorang dengan dan tanpa kehadiran kita.

Wallahualambisshowab

pengirim: Pelajar Muslimah di Jepang

sumber: eramuslim.com (24/06/2009 )

Categories: IBRAH/HIKMAH

Ironi di Balik Kematian Michael Jackson dan Fathi Yakan

1michael_jacksonokelahBulan Juni 2009 diisi dengan dua berita kematian tokoh dunia yang berbeda: Michael Jackson dan Fathi Yakan. Keduanya dikenal banyak orang, namun faktanya, banyak orang Islam lebih banyak meratapi kepergian Michael Jackson daripada kehilangan seorang ulama besarnya.

Michael Jackson, dikenal dengan sebutan “King of Pop” diberitakan meninggal karena serangan jantung di rumah sakit UCLA Medical Center di Los Angeles. Ia meninggal di usia 50 tahun. Sampai saat ini, penyebab kematiannya sendiri masih sedikit simpang siur. Ketika dibawa oleh petugas kesehatan pemadam kebakaran Los Angeles, ia diberitakan sudah tidak bernafas.

Kematian Michael Jackson membawa akhir tragis si Raja Musik Pop ini. Pada tahun 1980an, ia sangat terkenal dan mendominasi bisnis musik dunia. Albumnya yang berjudul “Thriller” pada tahun 1982 terjual sebanyak 50 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Pada awal 90an, ia mengganti rupa dan bentuk tubuhnya, dari seorang kulit hitam menjadi kulit putih, lewat operasi plastik. Pada pertengahan 90an, ia sudah hampir kehilangan popularitas karena serbuan musik alternatif (grunge) dan albumnya yang disiapkan dengan biaya besar (Dangerous) jeblok di pasaran.

Kehidupan Jackson dipenuhi dengan berbagai peristiwa aneh dan kontroversial. Setelah mengganti tubuhnya, dan ia menjadi ayu laksana perempuan, Jacko—panggilannya—juga terlibat kawin cerai, diberitakan melakukan pelecehan seksual, aksi pembahayaan kepada anaknya sendiri, dan sebagainya. Pada tahun 2003, ia diberitakan masuk Islam mengikuti jejak abang kandungnya yang telah lebih dahulu memeluk Islam. Namun berita seputar Jacko dalam menjalankan Islam minim sekali. Tahun 2009, ia diberitakan akan melakukan aksi come-back, namun ajal keburu menghampirinya, seperti yang diberitakan oleh MSNBC.

Berita kematian Michael Jackson langsung disambut gegap-gempita oleh masyarakat seluruh dunia. Termasuk juga orang-orang Islam. Mereka mengaku berbela sungkawa. Mereka menulis status yang mendalam di facebook milik mereka dan menyatakan sangat kehilangan Jacko.

1ustfathiyakanSementara pada Sabtu pekan kemarin, seorang ulama besar Islam pun wafat. Ia adalah Fathi Yakan. Fathi Yakan adalah tokoh pergerakan Islam yang buku-bukunya banyak dibaca dan menjadi referensi para aktivis pergerakan Islam Indonesia diawal-awal tahun 80-90an.

Syaikh Fathi Yakan seorang ulama Islam lahir pada tahun 1933 di Tripoli. Dia pernah menjabat sebagai anggota parlemen di Libanon pada tahun 1992. Ia terlibat dalam kerja-kerja dakwah di Libanon pada pertengahan tahun 1950 an dan merupakan pelopor pembentukan gerakan Islam disana. Syaikh Fathi Yakan juga tidak terlepas dari gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Salah satu bukunya yang cukup fenomenal yang terbit pada tahun 90an adalah Aids Haraky – sebuah buku yang banyak menyindir dan mengkritik gerakan-gerakan Islam yang terlalu banyak berbicara politik daripada Islam itu sendiri.

Sebaliknya, berita kematian Fathi Yakan ini mendapat tanggapan yang sepi dari dunia Islam. Banyak umat Islam yang tidak mengetahui kematian beliau. Bahkan ketika ditanya, banyak pula yang menjawab, “Fathi Yakan? Fathi Yakan siapa?”.  Fathi Yakan, didoakan oleh seantero dunia Islam. Jacko, ditangisi oleh penggemarnya.

Categories: 2009

Hukum Pacaran Dalam Islam

1. Hukum pacaran itu bagaimana sih? ….
2. Saya ingin tanya tentang pergaulan antara pria dan wanita menurut syariat islam! dan bagaimana hukumnya apabila tidak berpacaran namun bergaul dengan pria lain dan pria itu timbul perasaan terhadap kita walaupun kita tidak ingin dikatakan berpacaran dengan pria itu walaupun wanitanya lama-lama juga timbul perasaan tertarik pada pria tersebut? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya! …
3. Saya muslimah ingin menyakan tentang hukum pacaran saya pernah dengar katanya pacaran itu haram lalu bagi cowok untuk mengetahui sifat/karakter pujaannya bisa mengirim saudaranya untuk mengetahui nya(mohon koreksinya), lalu bagaimana dengan cewek? apakah juga perlu mengirimkan saudaranya untuk mengetahui sifat cowok pujaanya? …

Jawaban:

Dalam Islam, hubungan antara pria dan wanita dibagi menjadi dua, yaitu hubungan mahram dan hubungan nonmahram. Hubungan mahram adalah seperti yang disebutkan dalam Surah An-Nisa 23, yaitu mahram seorang laki-laki (atau wanita yang tidak boleh dikawin oleh laki-laki) adalah ibu (termasuk nenek), saudara perempuan (baik sekandung ataupun sebapak), bibi (dari bapak ataupun ibu), keponakan (dari saudara sekandung atau sebapak), anak perempuan (baik itu asli ataupun tiri dan termasuk di dalamnya cucu), ibu susu, saudara sesusuan, ibu mertua, dan menantu perempuan. Maka, yang tidak termasuk mahram adalah sepupu, istri paman, dan semua wanita yang tidak disebutkan dalam ayat di atas.

Uturan untuk mahram sudah jelas, yaitu seorang laki-laki boleh berkhalwat (berdua-duaan) dengan mahramnya, semisal bapak dengan putrinya, kakak laki-laki dengan adiknya yang perempuan, dan seterusnya. Demikian pula, dibolehkan bagi mahramnya untuk tidak berhijab di mana seorang laki-laki boleh melihat langsung perempuan yang terhitung mahramnya tanpa hijab ataupun tanpa jilbab (tetapi bukan auratnya), semisal bapak melihat rambut putrinya, atau seorang kakak laki-laki melihat wajah adiknya yang perempuan. Aturan yang lain yaitu perempuan boleh berpergian jauh/safar lebih dari tiga hari jika ditemani oleh laki-laki yang terhitung mahramnya, misalnya kakak laki-laki mengantar adiknya yang perempuan tour keliling dunia. Aturan yang lain bahwa seorang laki-laki boleh menjadi wali bagi perempuan yang terhitung mahramnya, semisal seorang laki-laki yang menjadi wali bagi bibinya dalam pernikahan.

Hubungan yang kedua adalah hubungan nonmahram, yaitu larangan berkhalwat (berdua-duaan), larangan melihat langsung, dan kewajiban berhijab di samping berjilbab, tidak bisa berpergian lebih dari tiga hari dan tidak bisa menjadi walinya. Ada pula aturan yang lain, yaitu jika ingin berbicara dengan nonmahram, maka seorang perempuan harus didampingi oleh mahram aslinya. Misalnya, seorang siswi SMU yang ingin berbicara dengan temannya yang laki-laki harus ditemani oleh bapaknya atau kakaknya. Dengan demikian, hubungan nonmahram yang melanggar aturan di atas adalah haram dalam Islam. Perhatikan dan renungkanlah uraian berikut ini.

Firman Allah SWT yang artinya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra: 32).

“Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya …’.”
(An-Nur: 30–31).

Menundukkan pandangan yaitu menjaga pandangan, tidak dilepas begitu saja tanpa kendali sehingga dapat menelan merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan dapat dikatakan terpelihara apabila secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.

Dari Jarir bin Abdullah, ia berkata, “Saya bertanya kepada Rasulullah saw. tentang melihat dengan mendadak. Maka jawab Nabi, ‘Palingkanlah pandanganmu itu!” (HR Muslim, Abu Daud, Ahmad, dan Tirmizi).

Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).

“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” (HR Bukhari).

Rasulullah saw. berpesan kepada Ali r.a. yang artinya, “Hai Ali, Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya! Kamu hanya boleh pada pandangan pertama, adapun berikutnya tidak boleh.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).

Al-Hakim meriwayatkan, “Hati-hatilah kamu dari bicara-bicara dengan wanita, sebab tiada seorang laki-laki yang sendirian dengan wanita yang tidak ada mahramnya melainkan ingin berzina padanya.”

Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan, saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya hingga terjadilah persetubuhan.

Ath-Thabarani dan Al-Hakim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Allah berfirman yang artinya, ‘Penglihatan (melihat wanita) itu sebagai panah iblis yang sangat beracun, maka siapa mengelakkan (meninggalkannya) karena takut pada-Ku, maka Aku menggantikannya dengan iman yang dapat dirasakan manisnya dalam hatinya.”

Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya, “Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”

Di dalam kitab Dzamm ul Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan dari Abu al-Hasan al-Wa’ifdz bahwa dia berkata, “Ketika Abu Nashr Habib al-Najjar al-Wa’idz wafat di kota Basrah, dia dimimpikan berwajah bundar seperti bulan di malam purnama. Akan tetapi, ada satu noktah hitam yang ada wajahnya. Maka orang yang melihat noda hitam itu pun bertanya kepadanya, ‘Wahai Habib, mengapa aku melihat ada noktah hitam berada di wajah Anda?’ Dia menjawab, ‘Pernah pada suatu ketika aku melewati kabilah Bani Abbas. Di sana aku melihat seorang anak amrad dan aku memperhatikannya. Ketika aku telah menghadap Tuhanku, Dia berfirman, ‘Wahai Habib?’ Aku menjawab, ‘Aku memenuhi panggilan-Mu ya Allah.’ Allah berfirman, ‘Lewatlah Kamu di atas neraka.’ Maka, aku melewatinya dan aku ditiup sekali sehingga aku berkata, ‘Aduh (karena sakitnya).’ Maka. Dia memanggilku, ‘Satu kali tiupan adalah untuk sekali pandangan. Seandainya kamu berkali-kali memandang, pasti Aku akan menambah tiupan (api neraka).”

Hal tersebut sebagai gambaran bahwa hanya melihat amrad (anak muda belia yang kelihatan tampan) saja akan mengalami kesulitan yang sangat dalam di akhirat kelak.

“Semalam aku melihat dua orang yang datang kepadaku. Lantas mereka berdua mengajakku keluar. Maka, aku berangkat bersama keduanya. Kemudian keduanya membawaku melihat lubang (dapur) yang sempit atapnya dan luas bagian bawahnya, menyala api, dan bila meluap apinya naik orang-orang yang di dalamnya sehingga hampir keluar. Jika api itu padam, mereka kembali ke dasar. Lantas aku berkata, ‘Apa ini?’ Kedua orang itu berkata, ‘Mereka adalah orang-orang yang telah melakukan zina.” (Isi hadis tersebut kami ringkas redaksinya. Hadis di ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

Di dalam kitab Dzamm ul-Hawa, Ibnul Jauzi menyebutkan bahwa Abu Hurairah r.a. dan Ibn Abbas r.a., keduanya berkata, Rasulullah saw. Berkhotbah, “Barang siapa yang memiliki kesempatan untuk menggauli seorang wanita atau budak wanita lantas dia melakukannya, maka Allah akan mengharamkan surga untuknya dan akan memasukkan dia ke dalam neraka. Barang siapa yang memandang seorang wanita (yang tidak halal) baginya, maka Allah akan memenuhi kedua matanya dengan api dan menyuruhnya untuk masuk ke dalam neraka. Barang siapa yang berjabat tangan dengan seorang wanita (yang) haram (baginya) maka di hari kiamat dia akan datang dalam keadaan dibelenggu tangannya di atas leher, kemudian diperintahkan untuk masuk ke dalam neraka. Dan, barang siapa yang bersenda gurau dengan seorang wanita, maka dia akan ditahan selama seribu tahun untuk setiap kata yang diucapkan di dunia. Sedangkan setiap wanita yang menuruti (kemauan) lelaki (yang) haram (untuknya), sehingga lelaki itu terus membarengi dirinya, mencium, bergaul, menggoda, dan bersetubuh dengannya, maka wanitu itu juga mendapatkan dosa seperti yang diterima oleh lelaki tersebut.”

‘Atha’ al-Khurasaniy berkata, “Sesungguhnya neraka Jahanam memiliki tujuh buah pintu. Yang paling menakutkan, paling panas, dan paling bisuk baunya adalah pintu yang diperuntukkan bagi para pezina yang melakukan perbuatan tersebut setelah mengetahui hukumnya.”

Dari Ghazwan ibn Jarir, dari ayahnya bahwa mereka berbicara kepada Ali ibn Abi Thalib mengenai beberapa perbuatan keji. Lantas Ali r.a. berkata kepada mereka, “Apakah kalian tahu perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Jalla Sya’nuhu?” Mereka berkata, “Wahai Amir al-Mukminin, semua bentuk zina adalah perbuatan keji di sisi Allah.” Ali r.a. berkata, “Akan tetapi, aku akan memberitahukan kepada kalian sebuah bentuk perbuatan zina yang paling keji di sisi Allah Tabaaraka wa Taala, yaitu seorang hamba berzina dengan istri tetangganya yang muslim. Dengan demikian, dia telah menjadi pezina dan merusak istri seorang lelaki muslim.” Kemudian, Ali r.a. berkata lagi, “Sesungguhnya akan dikirim kepada manusia sebuah aroma bisuk pada hari kiamat, sehingga semua orang yang baik maupun orang yang buruk merasa tersiksa dengan bau tersebut. Bahkan, aroma itu melekat di setiap manusia, sehingga ada seseorang yang menyeru untuk memperdengarkan suaranya kepada semua manusia, “Apakah kalian tahu, bau apakah yang telah menyiksa penciuman kalian?” Mereka menjawab, “Demi Allah, kami tidak mengetahuinya. Hanya saja yang paling mengherankan, bau tersebut sampai kepada masing-masing orang dari kita.” Lantas suara itu kembali terdengar, “Sesungguhnya itu adalah aroma alat kelamin para pezina yang menghadap Allah dengan membawa dosa zina dan belum sempat bertobat dari dosa tersebut.”

Bukankah banyak kejadian orang-orang yang berpacaran dan bercinta-cinta dengan orang yang telah berkeluarga? Jadi, pacaran tidak hanya mereka yang masih bujangan dan gadis, tetapi dari uisa akil balig hingga kakek nenek bisa berbuat seperti yang diancam oleh hukuman Allah tersebut di atas. Hanya saja, yang umum kelihatan melakukan pacaran adalah para remaja.

Namun, bukan berarti tidak ada solusi dalam Islam untuk berhubungan dengan nonmahram. Dalam Islam hubungan nonmahram ini diakomodasi dalam lembaga perkawinan melalui sistem khitbah/lamaran dan pernikahan.

“Hai golongan pemuda, siapa di antara kamu yang mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih memelihara kemaluan. Tetapi, siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengurangi syahwat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darami).

Selain dua hal tersebut di atas, baik itu dinamakan hubungan teman, pergaulan laki perempuan tanpa perasaan, ataupun hubungan profesional, ataupun pacaran, ataupun pergaulan guru dan murid, bahkan pergaulan antar-tetangga yang melanggar aturan di atas adalah haram, meskipun Islam tidak mengingkari adanya rasa suka atau bahkan cinta. Anda bahkan diperbolehkan suka kepada laki-laki yang bukan mahram, tetapi Anda diharamkan mengadakan hubungan terbuka dengan nonmahram tanpa mematuhi aturan di atas. Maka, hubungan atau jenis pergaulan yang Anda sebutkan dalam pertanyaan Anda adalah haram. Kalau masih ingin juga, Anda harus ditemani kakak laki-laki ataupun mahram laki-laki Anda dan Anda harus berhijab dan berjilbab agar memenuhi aturan yang telah ditetapkan Islam.

Hidup di dunia yang singkat ini kita siapkan untuk memperoleh kemenangan di hari akhirat kelak. Oleh karena itu, marilah kita mulai hidup ini dengan bersungguh-sungguh dan jangan bermain-main. Kita berusaha dan berdoa mengharap pertolongan Allah agar diberi kekuatan untuk menjalankan perintah dan meninggalkan larangan-Nya. Semoga Allah menolong kita, amin.

Adapun pertanyaan berikutnya kami jawab bahwa cara mengetahui sifat calon pasangan adalah bisa tanya secara langsung dengan memakai pendamping (penengah) yang mahram. Atau, bisa melalui perantara, baik itu dari keluarga atau saudara kita sendiri ataupun dari orang lain yang dapat dipercaya. Hal ini berlaku bagi kedua belah pihak. Kemudian, bagi seorang laki-laki yang menyukai wanita yang hendak dinikahinya, sebelum dilangsungkan pernikahan, maka baginya diizinkan untuk melihat calon pasangannya untuk memantapkan hatinya dan agar tidak kecewa di kemudian hari.

“Apabila seseorang hendak meminang seorang wanita kemudian ia dapat melihat sebagian yang dikiranya dapat menarik untuk menikahinya, maka kerjakanlah.” (HR Abu Daud).

Hal-hal yang mungkin dapat dilakukan sebagai persiapan seorang muslim apabila hendak melangsungkan pernikahan.
1. Memilih calon pasangan yang tepat.
2. Diproses melalui musyawarah dengan orang tua.
3. Melakukan salat istikharah.
4. Mempersiapkan nafkah lahir dan batin.
5. Mempelajari petunjuk agama tentang pernikahan.
6. Membaca sirah nabawiyah, khususnya yang menyangkut rumah tangga Rasulullah saw.
7. Menyelesaikan persyaratan administratif sesui dengan peraturan daerah tempat tinggal.
8. Melakukan khitbah/pinangan.
9. Memperbanyak taqarrub kepada Allah supaya memperoleh kelancaran.
10. Mempersiapkan walimah.

Demikian uraian jawaban kami, wallaahu a’lam.

Categories: Remaja
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.