
Siapa yang tak kenal Wushu dan Kungfu? Ya, olahraga bela diri asal Cina itu begitu mengagumkan. Gerakan-gerakannya sungguh indah sekaligus mematikan. Di balik nama besar dan popularitasnya, ternyata peradaban Islam di Cina banyak memberi sumbangan dan pengaruh yang sangat penting bagi kedua olahraga bela diri itu.
Wushu berasal dari kata Wu berarti ilmu perang dan Shu bermakna seni. Sumbangan peradaban Islam dalam Wushu mulai terjadi di era kekuasaan Dinasti Yuan. Ketika itu, umat Islam memiliki pengaruh yang besar dalam pemerintahan. Pengaruh itu kian menguat ketika Dinasti Ming didirikan Kaisar Zhu Yuanzhang, seorang jenderal yang beragama Islam. Read more…
Syabab.Com - Kebengisan penguasa Bangladesh menghadapi meningkatnya pengaruh Hizbut Tahrir di negeri tersebut memaksa pihak keamanan setempat menangkapi para aktivis dakwah dari Hizbut Tahrir. Sekitar 30 orang para syabab (pemuda) dan aktivis Hizbut Tahrir ditangkapi polisi saat mengadakan masirah usai sholat Jumat, 04/09/09 di Luar Masjid Agung Dhaka. Aksi masirah yang digelar oleh Hizbut Tahrir ini mengangkat tema “Masirah Badar al-Kubra” bertepatan dengan 14 Ramadhan 1430 H. Ini dilakukan untuk memperingati kemenangan negara Islam pertama dalam pertempuran di Badar melawan kaum Musyrik Quraisy. Read more…
JAKARTA (Arrahmah.com) – Kecanduan internet bisa dibilang ‘penyakit’ yang mahal. Lihat saja, untuk mengikuti program pemulihan di Pusat Kecanduan Internet di Amerika Serikat misalnya, pasien harus merogoh kocek hingga US$ 14 ribu atau setara dengan Rp 140 juta.
Dana sebesar itu untuk membiayai si pasien selama 45 hari menginap dan mengikuti seluruh program penyembuhan di lembaga bernama ReSTART yang berlokasi di dekat markas besar Microsoft di Redmond tersebut.
Tak hanya pasien yang punya masalah dengan internet yang bisa ditampung ReSTART, tapi juga bagi mereka yang tak bisa melepaskan diri dari video game, ponsel, chatting, Facebook, dan beragam dampak negatif teknologi lainnya.
Hilarie Cash, Direktur Eksekutif dan Terapis ReSTART mengatakan, di sejumlah negara maju pusat penyembuhan akibat imbas negatif dari teknologi seperti ini sudah sangat dibutuhkan. Seperti di China, Korea Selatan dan Taiwan kecanduan internet itu sudah dianggap penyakit yang serius dan nyata.
Di Negeri Paman Sam sendiri, American Psychiatric Association memasukkan kecanduan internet di bagian terpisah dengan penyakit lain pada umumnya. Sehingga, dilansir Cellular News, Senin (7/9), untuk biaya perawatan tidak ditanggung oleh pihak asuransi. (arrahmah.com, 07/09/09)
KABUL (Arrahmah.com) - Angkatan perang salibis internasional di Afghanistan menolak laporan bahwa serangan udara mematikan yang dilakukan oleh AS di sektor utara negara itu merupakan pelanggaran aturan perang NATO.
Juru bicara Internastional Security Assistance Force (ISAF), Jenderal Eric Tremblay, mengatakan pada Senin (7/9) bahwa tim penyelidik NATO masih ada di provinsi Kunduz, tempat terjadinya pemboman brutal Jumat lalu, dan sejauh ini menurut mereka belum ada laporan mengenai penemuan di lapangan.
Tremblay menambahkan bahwa ISAF belum bisa memberi kesimpulan mengenai jumlah korban yang tewas akibat insiden tersebut. Read more…
Israel kembali membuat marah warga Arab Palestina dan mereka menuduh Israel mencoba untuk menghapus identitas warga Palestina dengan mengambil beberapa langkah untuk melakukan “Yahudisasi” dalam silabus pelajaran di sekolah-sekolah Arab.
Menteri pendidikan Israel Gideon Saar mengumumkan bahwa kata “Nakba” akan dilarang dari buku-buku sekolah di seluruh wilayah pendudukan. Saar mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena sistem pendidikan Israel tidak mengijinkan adanya gagasan yang menyatakan berdirinya negara Israel sebagai “Nakba” (bencana) dan hal tersebut ditakutkan akan menjadi bibit-bibit ekstrimisme di kalangan Arab Israel. Read more…
Sebuah tim yang terdiri dari beberapa mahasiswa Universitas Khan Younes, Gaza, berhasil membuat inovasi dan menatah prestasi yang mencengangkan: mereka mampu membuat mobil sendiri. Mobil tersebut bekerja dengan mesin diesel dan dinamo elektronik, serta dibuat dari sisa-sisa onderdil mobil tua dan bobrok.
Meski mobil hasil kreasi mereka terbilang rakitan, namun tentu saja ini adalah prestasi yang sangat membanggakan. Pasalnya, mereka berinovasi di tengah kecamuk kondisi Gaza yang remuk redam akibat penjajahan, blokade, dan agresi Israel. Read more…
Monday, 28 May 2007 07:00
(Studi Kasus Kota Bandung)
Oleh Yuana Ryan Tresna*
Syabab.Com – Sistem hidup ‘ironi’ memang hanya melahirkan kenyataan ironi. Globalisasi yang menekankan pada privatisasi, anti intervensi negara dalam ekonomi, dan kepercayaan absolut pada mekanisme pasar ini, telah menimbulkan problem kehidupan yang tidak sederhana. Mulai level internasional sampai lokal, telah terjadi ketidakadilan global yang sangat menakutkan. Dua dampak utama dari diterapkannya sistem ekonomi kapitalis –sebagai gerbong utama yang dibawa lokomotif globalisasi- adalah dikuasainya sektor kepemilikan publik oleh swasta dan munculnya kesenjangan ekonomi.
Di level lokal, khususnya kota Bandung, dampak global ini dirasakan pada sektor ‘pasar’. Pertarungan hebat antara pasar tradisional (traditional market) dengan pasar modern (modern market) adalah wujud nyata apa yang telah kita perbincangkan tadi. Pasar yang merupakan fasilitas publik mulai dilalaikan oleh pemerintah karena terbuai dengan modal besar yang dibawa oleh ‘bos-bos pasar’ modern. Akhirnya, itervensi pemerintah kota (Pemkot) dalam pengelolaan pasar, seperti revitalisasi pasar, menjadi tak kunjung terealisasi. Akibatnya, terjadi sebuah kesenjangan ekonomi yang berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. Lagi-lagi terjadilah kebijakan ironi yang dipertontonkan oleh Pemerintah kota Bandung, yaitu ketika program penertiban pasar berakhir pada “kematianâ pelaku usaha pada pasar rakyat sebuah istilah yang dirasa lebih tepat untuk menyebut pasar tradisional. Padahal, sejalan dengan visi kota Bandung, Terwujudnya Kota Bandung Sebagai Kota Jasa yang Bermartabat, Dinas Pengelolaan Pasar Kota Bandung telah menetapkan visi “Terwujudnya Pasar yang Tertib Penunjang Ekonomi Kota. Read more…
Dalam diskusi yang diselenggarakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Wisma Antara siang tadi, mantan direktur BAKIN, AC Manulang, menegaskan bahwa tidak mungkin terorisme dilakukan atas ajaran agama Islam, semuanya merupakan bagian dari operasi intelijen.
”Islam tidak mengajarkan terorisme. Karena Islam merupakan agama yang mengajarkan perdamaian. Terorisme adalah bagian dari kegiatan intelijen,” ujar doktor sosiologi dari universitas di Jerman ini.
Menurut Manulang, setelah perang dingin antara kapitalisme dan komunisme usai, Amerika sebagai pionir dari kapitalisme mencari musuh baru, yaitu Islam. Inilah yang sedang terjadi saat ini. Kenapa harus di Indonesia? Read more…
Hamas belum mau memastikan apakah akan ikut pemilu di Palestina bulan Januari tahun depan. Hamas menyatakan akan ikut pemilu dengan syarat sudah tercapai kesepakatan rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah.
“Masalah tahanan politik Hamas di Tepi Barat harus selesai dan kesepakatan rekonsialisasi tercapai adalah persyaratan yang harus dipenuhi jika pemilu ingin dilaksanakan tepat waktu. Kalau tidak, Hamas menolak pelaksanaan pemilu,” demikian sumber-sumber Hamas seperti dilansir kantor berita Cina, Xinhua.
Sumber-sumber Hamas yang tidak mau disebut namanya itu mengklaim negosiasi lanjutan antara Hamas dan Fatah di Mesir dan Damaskus belum membuahkan hasil. “Hamas menyatakan sikapnya di hadapan para pejabat Mesir bahwa tanggal 25 Agustus adalah batas akhir target penandatanganan kesepakatan rekonsiliasi yang mengakhiri pertikaian antara Fatah-Hamas,” masih kata sumber-sumber tadi.
Salah satu juru bicara Hamas, Mahmoud Al-Zahar menegaskan bahwa Hamas ingin mengakhiri sengketa dengan Fatah asalkan Fatah membebaskan anggota Hamas yang ditahan di Tepi Barat. Sikap pro-aktif sudah ditunjukkan Hamas dengan membebaskan sekitar 100 anggota Fatah hari Rabu kemarin dari tahanan di Gaza.
Kementerian dalam negeri Hamas di Gaza mengatakan, pembebasan itu sebagai niat baik Hamas dalam menyambut bulan suci Ramadan. Mereka yang dibebaskan terdiri dari 50 orang tahanan politik dan 50 orang tahanan yang tersangkut kasus kriminal. eramuslim.com, 20/08/09)
Komentar Terakhir