Arsip

Archive for the ‘Juni 2009’ Category

Innalillahi, Ahmadinejad Menghina Dua Sahabat Rasul!

30 Agustus 2009 kartini87 Tinggalkan komentar

Di tengah eforia kemenangannya dalam pemilu Iran yang baru saja digelar, Ahmadinejad sebelumnya mengeluarkan pernyataan yang terang-terangan menghina dua orang sahabat Rasulullah Muhammad saw.

Kecaman dan hinaan Ahmadinejad itu—lebih gila lagi—disampaikan dalam sebuah acara televisi secara langsung di Shabaka 3, saluran televisi Iran, hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilu Iran.

Seperti yang diketahui, Iran yang berbasis Syiah ini—salah satu aliran Islam yang dianggap menyimpang—sudah sejak lama mempersempit ruang gerak para jamaah ahli Sunnah (kaum Sunni). Di bawah kepemimpinan Ahmadinejad, bahkan para jamaah Sunni mengalami penderitaan yang belum pernah dialami sejak Revolusi Rafidi Khomeini. Read more…

Categories: Juni 2009

Beginilah Cara Licik AS Kacaukan Negara Iran

30 Agustus 2009 kartini87 Tinggalkan komentar

Presiden AS Barack Obama boleh meyakinkan semua orang bahwa AS tidak ikut campur dalam kekisruhan di Iran pasca pemilu di negeri Para Mullah itu. Tapi apa yang dilakukan para pejabat AS menunjukkan campur tangan itu meski tidak secara langsung. Ada apa dengan sikap AS terhadap pemilu Iran? Akankah konspirasi penggulingan perdana menteri Iran Mohamad Mossadegh yang melibatkan agen-agen CIA AS akan terulang lagi di Iran?

Surat kabar New York Times edisi Rabu (17/6) memuat pernyataan asisten menteri luar negeri urusan publik P.J. Crowley yang memerintahkan agar pengelola situs mikro blogging Twitter untuk menunda rencana pemeliharaan situsnya agar situs itu tetap bisa digunakan untuk komunikasi para aktivis di Iran Read more…

Categories: Juni 2009

11 Poin Perjanjian Kerjasama Antara PKS dan Demokrat

5 Juli 2009 kartini87 1 comment

PKS dan Partai Demokrat telah menandatangani Piagam Kerjasama dan Kesepakatan Operasional Koalisi. Kata kunci Piagam Kerjasama adalah kesepakatan memberikan respon dengan mengutamakan prinsip kepedulian dan keberpihakan kepada rakyat Indonesia. Untuk lingkup regional dan internasional memelopori ketertiban dunia dan konsisten mendukung perjuangan bangsa-bangsa yang belum merdeka seperti Palestina dan negara lainnya.

11 Point Target Kerja Koalisi

  1. Kepemimpinan Nasional : Mengusung pemimpin yang visioner, tegas, bersih dan loyal serta membangun sistem dan dan budaya yang kondusif bagi kepentingan negara dan bangsa.
  2. Pemberantasan KKN : Penegakkan hukum yang sungguh-sungguh dan konsisten tanpa pandang bulu.
  3. Sistem Demokrasi yang Dinamis dan Stabil : Terciptanya pemerintahan yang kuat, memberikan keleluasaan diangkatnya alternative dan solusi KEISLAMAN DAN KEBHINEKAAN.
  4. Reformasi Birokrasi : Membangun birokrasi bersih, peduli, professional berbasis meritrokrasi dan mengedepankan prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.
  5. Otonomi Daerah yang Efektif dan Efesien : Otonomi Daerah ditujukan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah dalam bingkai NKRI
  6. Ekonomi yang Kuat dan Mandiri: Berpihak kepada EKONOMI KERAKYATAN dalam rangka kesetaraan dan keadilan.
  7. Kedaulatan Pangan, Energi, dan Air : Kemandirian pangan, energi dan air melalui program ekstensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi.
  8. Mengentaskan Kemiskinan dan Pengangguran : Mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta peluang usaha, akses informasi pemasaran dan permodalan.
  9. Membangun Martabat Bangsa : Penguaan moral bangsa dan penguatan budaya asli bangsa, relijius, gotong royong melalui gerakan kebudayaan.
  10. Kesempatn Pendidikan : Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh rakyat untuk mendapatkan pendidikan.
  11. Kesehatan Paripurna : Mewujudkan sehat paripurna melalui pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau.

Piagam Kerjasama ditandatangani tanggal 15 Mei 2009 M oleh Presiden dan Sekjen PKS serta Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat.

Apakah piagam kerjasama antara PKS dan Partai Demokrat ini cukup visible, khususnya bagi pembangunan masa depan bangsa? Apakah piagam kerjasama ini dapat menjadi sebuah solusi yang memadai bagi mengatasi krisis bangsa? Apakah piagam kerja sama ini akan memiliki legitimasi yang kuat untuk diimplementasikan menjadi sebuah kebijakan politik? Apakah kedua belah fihak yang sudah menandatangani piagam kerjasama benar-benar memiliki komitment atas piagam itu?

Publik setidaknya dapat melakukan penilaian secara objektif, kerjasama (koalisi), yang dibangun antara PKS dengan Partai Demokrat, yang mendukung pemerintahan SBY, selama lima tahun yang lalu.

Sejak 2004-2009, pemerintahan SBY, mendapatkan dukungan politik dari PKS. Apakah dengan dukungan itu telah menghasilkan perubahan besar?  Terutama  bagi perbaikan di  sektor-sektor  kehidupan, seperti pendidikan, penegakkan hukum, perbaikan birokrasi sipil, perbaikan sistem ekonomi yang mandiri, dan lebih berpihak kepada rakyat dan kepentingan nasional, pengurangan tingkat pengangguran, menjaga martabat bangsa, dan menjaga sumber daya alam Indonesia dari penguasaan asing, serta kebijakan luar negeri yang membela negeri-negeri muslim terjajah Barat?

Kami mengharapkan pendapat, pandangan, sikap dan sumbangan pemikiran dari pembaca, yang bertujuan bagi kebaikan bangsa dan umat. [eramuslim.com, 29/06/09]

Categories: Juni 2009, Politik

Palang Merah Internasional: Jalur Gaza Kritis

gaza(15)Palang Merah Internasional (ICRC) menyatakan, enam bulan setelah agresi Israel, kehidupan satu setengah juta warga Gaza masih sangat memprihatinkan. Mereka masih hidup dibawah blokade dan pembatasan yang diberlakukan rezim Zionis.

Blokade yang dilakukan Israel, juga menyulitkan ICRC untuk melaksanakan program rekonstruksi Gaza meski sudah tersedia dana sebesar 4,5 juta dollar AS. Menurut ICRC, rakyat Gaza masih kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, kekurangan persediaan air bersih tidak tersedianya sistem sanitasi dan rumah yang layak untuk tempat tinggal. Ratusan pasien meninggal dan ratusan pasien lainnya dalam kondisi kritis karena ketiadaan obat dan terbatasnya peralatan rumah sakit di Gaza, sementara Israel tidak mengizinkan para pasien itu keluar Gaza untuk berobat.

ICRC mendesak rezim Zionis agar memberi iji masuk bagi truk-truk yang mengangkut berbagai peralatan, pipa-pipa air, bahan bangunan dan kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan untuk proses rekonstruksi. Tapi desakan itu tidak digubris Israel.

Dalam laporannya, ICRC menyatakan tingkat kemiskinan warga Gaza sudah mencapai level yang membahayakan, yang berdampak pada makin bertambahnya jumlah anak-anak Gaza yang menderita gizi buruk. Sampai saat ini, ribuan orang di Gaza tidak punya rumah karena rumah mereka hancur akibat agresi brutal Israel bulan Januari lalu. Lebih dari 70 persen dari 1,5 juta warga Gaza hidup di bawah garis kemiskinan. Satu dari sembilan keluarga di Gaza pendapatannya kurang dari 250 dollar per bulan.

ICRC mengingatkan dunia internasional untuk lebih memperkuat tekanannya pada Israel agar segera mengakhiri blokade di Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama dua tahun dan membuat warga Gaza menderita. Organisasi Palang Merah Internasional itu menegaskan, bantuan kemanusiaan saja tidak cukup untuk meringankan penderitaan warga Gaza karena yang terpenting adalah penyelesaian politik yang tegas dari pihak-pihak yang terkait terhadap kebijakan kejam Israel untuk memulihkan kembali kehidupan warga Gaza. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Juni 2009, Politik

Siapa yang Membuat Israel Jadi Arogan?

obamagSudah menjadi rahasia umum kalau Israel selama ini menikmati kemudahan bantuan dari AS, terutama untuk keperluan militernya. Dibandingkan negara-negara lain yang juga menerima bantuan dari pemerintah AS, Israel tidak perlu melewati birokrasi panjang di AS untuk mendapatkan bantuan itu.

Tidak seperti negara-negara lain yang juga menerima bantuan militer dari AS, Israel tidak perlu berurusan dengan Pentagon untuk mendapatkan bantuan dana bagi militernya. Selain itu, AS juga memberi keleluasaan bagi Israel untuk secara langsung membuat kesepakatan kerjasama dengan seluruh kontraktor militer di AS. Dan para kontraktor militer di AS membagi kontrak-kontrak militernya ke seluruh distrik-distrik yang kuat di Kongres, sehingga mereka selalu mendapat dukungan dari mayoritas Kongres.

Kondisi itu ikut menguntungkan sejumlah lobi Israel di AS, utamanya American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) yang makin berpengaruh di Capitoll Hill, tempat anggota Kongres AS bekerja. Lobi yahudi terbesar di AS ini bisa mempengaruhi anggota Kongres agar pemerintahan di AS mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang pro-Israel.

Dan Kongres AS tahun ini kemungkinan besar akan kembali menyetujui anggaran bantuan pemerintah AS untuk militer Israel, meski anggaran itu diprotes oleh para aktivis perdamaian dan aktivis anti-perang di negeri itu. Tak banyak yang tahu, kalau Presiden Barack Obama telah mengajukan proposal anggaran bantuan bagi militer Israel sebesar 2, 775 milyar dollar untuk tahun fiskal 2010.

Proposal itu sudah dibahas oleh sub komite House Appropriations yang menangangi bidang kenegaraan, operasi-operasi internasional dan program-progam yang terkait. Pembahasan yang dilakukan di sebuang ruangan kecil di Capitol Hill itu juga dilakukan secara tertutup. Perss dan para aktivis anti-perang yang ingin mengetahui apakah pembahasan itu menyinggung bantuan untuk Israel, tidak diberi akses informasi. Mereka hanya tahu bahwa anggaran fiskal yang diajukan Obama lolos ke komite penuh Majelis Apropriasi di Kongres..

Para aktivis anti-perang di AS memprotes rencana anggaran yang mencantumkan bantuan untuk militer Israel, karena militer Israel telah menyalahgunakan persenjataannya untuk membunuh warga sipil di Palestina. Dari dokumen-dokumen CIA yang baru-baru ini dirilis ke publik juga diketahui, bahwa bantuan AS untuk militer Israel makin memperkuat persenjataan Israel yang membuat rezim Zionis itu arogan dan berani menolak inisiatif-inisiatif perdamaian.

Israel juga menggunakan bantuan dari AS untuk membangun persenjataan nuklirnya dan AS bukannya tidak tahu akan hal itu. Mantan presiden AS Jimmy Carter bahkan asisten menlu AS, Rose Gottemoeller serta militer AS sendiri mengakui bahwa Israel adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang mengembangkan persenjataan nuklir.

Jika demikian, pemerintah AS sudah melanggar undang-undang negaranya sendiri. Amandemen undang-undang AS tentang bantuan untuk luar negeri secara khusus melarang AS memberikan bantuan bagi negara yang mengembangkan program nuklirnya tapi tidak menandatangani kesepakatan non-proliferasi (NPT) dan Israel adalah negara belum menjadi anggota kesepakatan NPT.

Bantuan buta AS terhadap Israel menunjukkan bahwa pemerintah dan Kongres AS berada dibawah supremasi lobi-lobi Yahudi, khususnya AIPAC. AS jelas meng’anakemas’kan Israel. Selama ini Israel selalu bersikap keras terhadap negara-negara yang mengembangkan program nuklirnya, misalnya Iran. Pada Israel, AS terus memberikan subsidi meski terbukti Israel telah menyalahgunakan bantuan AS untuk membunuh warga sipil, sedangkan pada Iran, AS malah menjatuhkan sanksi meski AS tak pernah bisa membuktikan tuduhannya yang menyebutkan bahwa program nuklir Iran digunakan untuk membuat persenjataan.

Categories: Juni 2009, Politik

Kemenangan Obama, Kemenangan Kaum Yahudi

holocaust3Bagi Yahudi Amerika, kemenangan Barack Obama menjadi lambang kemenangan mereka. Para Yahudi AS itu mengatakan, perjalanan hidup seorang Obama yang berasal dari keturunan imigran kulit hitam hingga berhasil mencapai kursi kepresidenan AS, mirip dengan perjuangan kaum Yahudi yang datang ke AS sebagai imigran yang mencari kehidupan yang lebih baik setelah mereka selalu menjadi kaum terusir di berbagai penjuru dunia.

Salah seorang tokoh Yahudi AS yang beranggapan seperti itu antara lain David Axelrod penasehat senior Gedung Putih dan kepala strategi kampanye Obama, yang selalu berusaha menutup-tutupi latar belakang ke-Yahudi-annya. Dalam sebuah pesta untuk Obama yang didanai sejumlah organisasi Yahudi di AS, Axelrod mengatakan, prestasi Obama merupakan satu lagi langkah maju kaum Yahudi dalam perjalanan Amerika Raya, yang sebelumnya telah dilakukan ayah dan kakek neneknya ketika mengungsi dari Bessarabia ke AS.

“Mereka datang ke AS bukan cuma untuk mencari tempat yang aman, tapi mereka juga mencari tempat yang menjanjikan dan memberikan kesempatan. Dan Amerika adalah lambangnya,” kata Axelrod.

Ia mengungkapkan harapannya, suatu saat nanti bukan hanya Obama yang bisa terpilih ke Gedung Putih, tapi anak-anak Yahudi lainnya seperti Rahm Emanuel yang ditunjuk Obama sebagai kepala staff Gedung Putih. Axelrod menyebut Emanuel sebagai “putera dari para imigran Israel.”

Axelrod mengaku sangat puas dan bangga begitu melihat hasil pemilu kemarin, dan melihat besarnya dukungan Yahudi AS pada Obama. Yang menurutnya merupakan dukungan terbesar pada Partai Demokrat dalam kurun waktu beberapa tahun ini.

Tokoh Yahudi lainnya yang memiliki pandangan sama dengan Axelrod dah ikut hadir dalam acara perayaan untuk Obama adalah aktor Bryan Greenberg. Ia mengaku hadir dalam perayaan itu untuk mengetahui lebih jauh bagaimana pemerintahan baru AS ini membina hubungan dengan komunitas Yahudi dan menanggapi isu-isu ke-Yahudi-an. Buat Greenberg, kepentingan Israel harus tetap nomor satu.

Greenberg menceritakan bagaimana nenek moyangnya berhasil lolos dari Jerman pada masa holocaust dan pengalaman perjalanannya ke Israel. Dari pengalamannya itu, Greenberg merasa betapa pentingnya bagi Yahudi memiliki satu tempat, setelah terusir dari satu tempat ke tempat lain selama ribuan tahun.

Rekan Greenberg, Debra Winger, salah satu pendukung Obama dan pendukung Yahudi mengatakan bahwa doa mereka telah dikabulkan dengan terpilihnya Obama. Bahkan Abner Mikvner, juru bicara kaum Yahudi Zionis, mantan anggota Kongres, mantan hakim federal yang juga mentor Obama berkomentar,“Obama adalah presiden Yahudi pertama“.

Tak heran, jika Barack Obama menunjukkan dukungan butanya pada Israel seperti juga presiden-presiden AS sebelumnya. Dan sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan apapun melihat tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza. Melihat fakta yang terang benderang ini, bisakah Obama diandalkan menjadi pemimpin AS yang membawa perubahan bagi perdamaian dunia, terutama dunia Islam? (eramuslim.com, 23/01/09)

Categories: Juni 2009, Politik

Kepolisian Los Angeles Rekrut Seorang Da’i

30 Juni 2009 kartini87 1 comment

assadSyaikh Qazi Asad, seorang imigran kelahiran Pakistan dipercaya untuk menjadi da’i di Kepolisian Los Angeles (LAPD). Syaikh Asad diharapkan bisa memberikan informasi tentang Islam dan komunitas Muslim di Los Angeles pada jajarat aparat kepolisian LAPD.

Pihak LAPD mengklaim, inilah kali pertama LAPD merekrut seorang da’i. Menurut Letnan Mark Stainbrook yang membidangi pemantauan komunitas masyarakat di departemen anti-teror dan biro intelejen kriminal mengatakan, banyak petugas polisi LAPD yang tidak tahu tentang Islam dan komunitas Muslim yang ada di Los Angeles.

“Syaikh Asad akan menjadi orang yang akan mendidik mereka tentang Islam dan komunitas Muslim,” kata Stainbrook.

Para pimpinan di LAPD juga berharap Asad bisa memulihkan citra LAPD yang belakangan menuai banyak kritik terkait rencana LAPD membuat peta khusus tentang kota-kota yang banyak populasi muslimnya. Rencana itu digulirkan tahun 2007, tapi dikecam keras oleh komunitas Muslim yang menganggap rencana itu sebagai bentuk tekanan terhadap warga Muslim. Setelah aksi protes yang berlangsung sampai satu minggu, LAPD membatalkan rencana tersebut.

Los Angeles adalah kota kedua di AS, setelah New York yang paling banyak komunitas Muslimnya. Sedikitnya ada 500.000 Muslim yang tinggal di Los Angeles.

Para pemuka Muslim di kota itu menyambut positif penunjukkan Asad sebagai da’i di LAPD. Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR) wilayah California Selatan, Hussam Ayloush menilai Syaikh Assad memiliki pengetahun dan ketrampilan untuk mempersatukan semua lapisan masyarakat.

Selama ini, Syaikh Asad dikenal sebagai tokoh Muslim yang bisa menjembatani komunitas Muslim dan pihak kepolisian. Ia sekarang mengepalai organisasi Muslim Interfaith Clergy Council of America yang berafiliasi dengan Departemen Sherrif di kepolisian AS.

Siapa Syaikh Qazi Asad?

Asad sudah tinggal di AS selama 23 tahun. Pertama kali tiba di AS, ia tidak punya apa-apa dan bahasa inggrisnya pun tidak lancar. Dia belajar bahasa inggris dengan cara menonton berita berbahasa inggris di televisi dan ikur kursus bahas inggris.

Asad sempat bekerja beberapa tahun di bidang asuransi, sebelum menjadi seorang da’i. Ia aktif memberikan pemahaman bagi komunitas Muslim dan non-Muslim pasca serangan 11 September 2001. Asad diajak Sheriff Barca untuk memberikan keterangan pers pasca tragedi itu, untuk menunjukkan solidaritas para pejabat dan tokoh-tokoh masyarakat pada kelompok minoritas yang menjadi target kecurigaan setelah peristiwa Black September di AS.

Sejak itu, Syaikh Asad diminta bergabung dengan Dewan Eksekutif Keagamaan Sheriff. Ia mengajak belasan Muslim lainnya untuk bergabung ke Dewan itu dengan tujuan membangun rasa saling percaya antara komunitas Muslim dan komunitas lainnya di AS.

“Kita harus membangun komunikasi yang baik, kedua belah pihak harus saling berbicara,” ujar Syaikh Asad.

Asad, 47, menyatakan akan mengenakan pakaian tradisional Muslim Pakistan saat bertugas di LAPD. “Para polisi disana mungkin akan terheran-heran melihatnya, saya akan memberikan kesempatan mereka untuk beradaptasi,” tukas Asad.

Asad diharapkan benar-benar menjadi “jembatan” untuk meluruskan pandangan-pandangan yang salah masyarakat Barat tentang Islam dan Muslim, termasuk pada aparat keamanan dan kepolisian di AS dan bukan dijadikan sebagai “mata-mata” kepolisian LAPD untuk mengintai kehidupan komunitas Muslim di kota itu. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Juni 2009, Pendidikan, Politik

Benarkah Michael Jackson Seorang Muslim?

1michaeljacksondubaiaugust2005okehMeninggalnya Michael Jackson meninggalkan begitu banyak hal. Entah dengan maksud dan tujuan apa atau sekadar merasa harus berbela sungkawa, banyak orang yang selalu mengait-ngaitkan Jackson dengan Islam, bahwa Jackson sudah menjadi seorang Muslim.

Tak diragukan lagi kalau Jacko—begitu panggilan akrab Michael Jackson—adalah seorang musisi yang mempunyai talenta. Ia menciptakan musik yang digemari banyak orang di seluruh dunia dan menghasilkan uang sedemikian banyak. Jacko menciptakan sebuah tarian yang sangat terkenal, yaitu moonwalk, dan berdiri miring seperti hendak jatuh, dan sulit ditiru oleh penari-penari lainnya. Popularitasnya membuat jutaan orang tergila-gila kepadanya, bahkan Jacko—seperti David Beckham di dunia sepak bola—tak ubahnya seperti nabi bagi para penggemarnya.

Salah satu yang terus bergulir sampai kini adalah, apakah Jacko benar-benar telah memluk Islam? Banyak berita yang melaporkannya seperti itu. Gulf News misalnya, melaporkan pada 21 November 2008 bahwa Jacko sudah memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi Mikail.

Karena sentimennya sebagai seorang Muslim pula dunia Arab bahkan ramai memberikan penghormatan kepada Jacko. Di Bahrain, sebuah kerjaan berkabung. Pada tahun 2005, Jacko pernah tinggal di negara itu selama satu tahun ketika tengah menghadapi kasus tuntutan penganiayaan anak di AS. Sebagian rakyat Bahrain menganggap Jacko sudah menjadi warga negaranya. Di Mesir, sebagian orang sengaja cuti untuk pergi ke Alexandria bergabung dengan penggemar Jakco lainnya untuk berkabung. Di Kairo, sebuah klub jazz sekarang tengah kewalahan mengatur jadwal untuk malam penghargaan kepada Jacko. Di Lebanon, lebih dari 100 orang penggemarnya menyalakan lilin dan menyanyikan lagu-lagu Jacko di pusat kota.

Bahkan ketika tragedi berdarah Gaza pada Januari silam pun, pemandangan seperti ini langka ditemukan di negara-negara Arab.

Di Indonesia, bahkan dalam setiap acara infotainment ketika memaparkan perjalanan hidup Jacko, selalu juga dibahas dalam porsi besar bahwa Jacko telah memeluk Islam. Sebenarnya, kasak-kusuk Jacko masuk Islam sudah sering terdengar sejak tahun 2004. Setiap tahun, selalu saja ada yang memberitakan bahwa Jacko sudah masuk Islam lewat bimbingan kakaknya, Jermaine Jackson yang memang sudah nyata menjadi seorang Muslim.

Namun, tidak seperti selebriti dunia lainnya yang ketika masuk Islam telah jelas menunjukan ke-Islam-annya, tidak demikian dengan Jacko. Berita Jacko dengan aktivitas Islam amatlah minim, bahkan boleh dibilang hampir tidak ada. Pada sekitar 2006, sebuah lagu yang berjudul “Give Thanks To Allah” dirilis, suara vokalnya mirip sekali dengan suara Jakco. Semua orang (Islam, dan terutama orang Arab) mengklaim itu lagu nasyid yang diciptakan oleh Jacko, namun kenyataannya lagu itu milik Zain Bikha, seorang munsyid asal Afrika Selatan yang terkenal bahkan di dunia Arab sendiri.

Cat Stevens, penyanyi terkenal asal Inggris, ketika memeluk Islam masih tetap berkarya namun nuansa Islamnya sangat kental. Ia memberikan karya kepada kelompok nasyid Raihan dalam nasyid “God Is The Light” dan lagu-lagu lainnya yang ia ciptakan jelas menunjukan ia seorang Muslim tanpa diragukan lagi. Lagunya yang terkenal yang didaur ulang oleh grup rock Mr Big, “Wild World”, keuntungannya ia sumbangkan untuk perkembangan dakwah.

Nama Cat Stevens pun ia ganti dengan Yusuf Islam. Sedangkan Jacko diberitakan mengganti namanya menjadi Mikail, suatu nama yang walaupun berbau Islam, cukup mengernyitkan dahi, karena tak lazim dipakai oleh orang-orang Islam, bahkan hampir jarang sekali. Selain Yusuf Islam, masih banyak lagi selebriti dunia yang memeluk Islam dan tak ragu menampilkan jati dirinya sebagai seorang Muslim.

Pada tahun 2009, BBC dan MSNBC mewartakan bahwa Jacko sedianya akan melakukan tur musiknya lagi di London, dan para penggemarnya yang berjumlah ribuan sudah menantinya. Jangan pula dilupakan, istri kedua Jacko adalah seorang yahudi, bernama Debbie Rowe. Jadi apakah benar Jacko sudah menjadi seorang Muslim? Sayang sekali, tak ada catatan yang pasti mengenai hal itu. Sedangkan Jacko sudah berpulang, dan hanya Allah swt yang mengetahuinya. (eramuslim.com, 30/06/09)

Categories: Juni 2009, Remaja

Dua Anak Michael Jackson Berdarah Yahudi

jacko-1Kematian raja pop dunia Michael Jackson (MJ) berbuntut pada status tiga anak yang ditinggalkannya. Para pakar keluarga di AS kini sedang ramai memperdebatkan soal siapa yang lebih berhak mengasuh anak-anak MJ, Prince Michael I, 12 dan Paris Michael Katherine,11 yang dikabarkan dari hasil perkawinan MJ dengan Debbie Rowe, seorang perempuan Yahudi.

Sebagian pakar mengatakan setelah kematian Jacko, maka hak asuh kedua anak Jacko itu harus dikembali pada ibunya, dengan alasan seorang anak yang lahir dari ibu Yahudi, maka anak tersebut dianggap sebagai orang Yahudi.

Jacko bertemu Rowe, ketika Rowe masih bekerja sebagai perawat dokter ahli kulit Jacko. Keduanya menikah pada tahun 1996, ketika Rowe sedang hamil enam bulan. Perkawinan itu hanya bertahan selama 3 tahun karena pada tahun 1999 mereka bercerai.

Rowe dan Jacko sempat bertikai soal hak pengasuhan anak menyusul perceraian mereka. Rowe akhirnya menandatangani kontrak untuk melepaskan hak asuhnya. Tapi pada tahun 2006, Rowe kembali menggugat hak asuh atas kedua anaknya dengan alasan, Jacko bukan ayah biologis dari kedua anak tersebut dan Rowe mengaku khawatir kedua anaknya akan dibesarkan dengan ajaran Nation of Islam, sebuah organisasi Muslim yang dipimpin oleh Louis Farrakhan.

jacko-2Rowe mengatakan, kekhawatirannya didasarkan pada fakta bahwa Jacko mempercayakan keamanan dirinya pada ormas Nation of Islam dan saudara lelaki Jacko, Jermaine Jackson yang sudah menjadi seorang Muslim. Selain itu, kata Rowe, Jackson mempekerjakan seorang pengasuh anak asal Rwanda, anggota Nation of Islam, sebagai pengasuh ketiga anak Jackson. Anak ketiga Jackson bernama Prince Michael II yang dikabarkan hasil bayi tabung dari seorang perempuan yang dirahasikan jati dirinya. Pihak pengadilan ketika itu memenangkan gugatan Rowe, meski akhirnya penyelesaiannya kasus rebutan hak asuh ini dilakukan di luar proses pengadilan.

Sekarang, setelah raja musik pop itu tiada, pro kontra kembali muncul soal status hak asuh kedua anak Jacko. Profesor hukum dari UCLA, Grace Ganz Blumberg mengatakan Jacko “telah membeli” anaknya dari ibu kandungnya.

“Jackson ingin menjadi orang tua yang eksklusif dengan membayar Rowe agar menyerahkan hak asuh anaknya pada Jacko. Tapi anak-anak butuh sokongan. Setiap orang akan mati dan apa yang terjadi sekarang, Jacko telah menjadikan anak-anaknya tanpa orang tua,” kata Blumberg.

Otoritas hukum yang berwenang juga mengatakan bahwa Rowe bisa mendapatkan hak asuh anaknya kembali, meski Jacko misalnya, sudah membuat surat wasiat tentang hak asuh anak-anaknya. Sementara kuasa hukum Rowe, Iris Finsilver mengatakan, Rowe akan berupaya untuk mendapatkan kembali hak asuh anaknya setelah Jacko meninggal. Namun kuasa hukum Rowe tidak menjelaskan apakah niat Rowe itu ada hubungannya dengan kegundahan Rowe yang tidak mau anaknya berada di bawah pengasuhan Nation of Islam seperti gugatannya terdahulu, karena Rowe adalah seorang Yahudi. Pasalnya, Finsilver lah yang pertama kali memberikan konfirmasi bahwa Rowe adalah seorang Yahudi.

Tapi keyahudian Rowe mengusik Rabbi Shmuley Boteach, yang juga teman dekat Michael Jackson. Boteach justeru mengungkapkan keheranannya ketika pertama kali mendengar berita bahwa Rowe orang Yahudi.

“Luar biasa, Michael Jackson saja selama ini tidak pernah cerita ke saya bahwa Prince dan Paris adalah Yahudi, kecuali jika Jacko memang tidak tahu bahwa ibu mereka Yahudi,” ujar Boteach sinis.

“Bisa Jadi Jacko memang tidak tahu kalau Debbie Rowe Yahudi. Saya juga tidak tahu apakah Rowe menaati ajaran-ajaran Yahudi, yang menjadi bukti bagi dirinya bahwa ia seorang Yahudi. Tapi jika anak-anak itu memang Yahudi, maka mereka harus dididik dengan cara Yahudi,” tukas Boteach. (eramuslim.com, 29/06/09)

Categories: Juni 2009, Remaja

Ironi di Balik Kematian Michael Jackson dan Fathi Yakan

1michael_jacksonokelahBulan Juni 2009 diisi dengan dua berita kematian tokoh dunia yang berbeda: Michael Jackson dan Fathi Yakan. Keduanya dikenal banyak orang, namun faktanya, banyak orang Islam lebih banyak meratapi kepergian Michael Jackson daripada kehilangan seorang ulama besarnya.

Michael Jackson, dikenal dengan sebutan “King of Pop” diberitakan meninggal karena serangan jantung di rumah sakit UCLA Medical Center di Los Angeles. Ia meninggal di usia 50 tahun. Sampai saat ini, penyebab kematiannya sendiri masih sedikit simpang siur. Ketika dibawa oleh petugas kesehatan pemadam kebakaran Los Angeles, ia diberitakan sudah tidak bernafas.

Kematian Michael Jackson membawa akhir tragis si Raja Musik Pop ini. Pada tahun 1980an, ia sangat terkenal dan mendominasi bisnis musik dunia. Albumnya yang berjudul “Thriller” pada tahun 1982 terjual sebanyak 50 juta kopi di seluruh dunia dan menjadikannya sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Pada awal 90an, ia mengganti rupa dan bentuk tubuhnya, dari seorang kulit hitam menjadi kulit putih, lewat operasi plastik. Pada pertengahan 90an, ia sudah hampir kehilangan popularitas karena serbuan musik alternatif (grunge) dan albumnya yang disiapkan dengan biaya besar (Dangerous) jeblok di pasaran.

Kehidupan Jackson dipenuhi dengan berbagai peristiwa aneh dan kontroversial. Setelah mengganti tubuhnya, dan ia menjadi ayu laksana perempuan, Jacko—panggilannya—juga terlibat kawin cerai, diberitakan melakukan pelecehan seksual, aksi pembahayaan kepada anaknya sendiri, dan sebagainya. Pada tahun 2003, ia diberitakan masuk Islam mengikuti jejak abang kandungnya yang telah lebih dahulu memeluk Islam. Namun berita seputar Jacko dalam menjalankan Islam minim sekali. Tahun 2009, ia diberitakan akan melakukan aksi come-back, namun ajal keburu menghampirinya, seperti yang diberitakan oleh MSNBC.

Berita kematian Michael Jackson langsung disambut gegap-gempita oleh masyarakat seluruh dunia. Termasuk juga orang-orang Islam. Mereka mengaku berbela sungkawa. Mereka menulis status yang mendalam di facebook milik mereka dan menyatakan sangat kehilangan Jacko.

1ustfathiyakanSementara pada Sabtu pekan kemarin, seorang ulama besar Islam pun wafat. Ia adalah Fathi Yakan. Fathi Yakan adalah tokoh pergerakan Islam yang buku-bukunya banyak dibaca dan menjadi referensi para aktivis pergerakan Islam Indonesia diawal-awal tahun 80-90an.

Syaikh Fathi Yakan seorang ulama Islam lahir pada tahun 1933 di Tripoli. Dia pernah menjabat sebagai anggota parlemen di Libanon pada tahun 1992. Ia terlibat dalam kerja-kerja dakwah di Libanon pada pertengahan tahun 1950 an dan merupakan pelopor pembentukan gerakan Islam disana. Syaikh Fathi Yakan juga tidak terlepas dari gerakan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Salah satu bukunya yang cukup fenomenal yang terbit pada tahun 90an adalah Aids Haraky – sebuah buku yang banyak menyindir dan mengkritik gerakan-gerakan Islam yang terlalu banyak berbicara politik daripada Islam itu sendiri.

Sebaliknya, berita kematian Fathi Yakan ini mendapat tanggapan yang sepi dari dunia Islam. Banyak umat Islam yang tidak mengetahui kematian beliau. Bahkan ketika ditanya, banyak pula yang menjawab, “Fathi Yakan? Fathi Yakan siapa?”.  Fathi Yakan, didoakan oleh seantero dunia Islam. Jacko, ditangisi oleh penggemarnya.

Categories: Juni 2009