<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kartini&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://kartini87.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kartini87.wordpress.com</link>
	<description>It&#039;s my diary</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 May 2011 05:18:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kartini87.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/732c3d17a1a7f977828be25d8094a11c?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Kartini&#039;s Blog</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kartini87.wordpress.com/osd.xml" title="Kartini&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kartini87.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Gejolak Mesir dan Reformasi Gagal Indonesia</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/02/05/gejolak-mesir-dan-reformasi-gagal-indonesia/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/02/05/gejolak-mesir-dan-reformasi-gagal-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Feb 2011 14:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2220</guid>
		<description><![CDATA[Mengikuti Tunisia , Mesir bergolak. Dengan keberanian yang luar biasa , rakyat Mesir turun ke jalan-jalan menuntut turunnya rezim diktator Mubarak. Menerjang barisan pasukan keamanan bertampang seram , tidak peduli desing peluru siap merobek tubuh mereka. Rakyat Mesir sudah muak terhadap kediktatoran Mubarak yang terus dibela dan dilindungi oleh negara asing Amerika Serikat. Krisis ekonomi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2220&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/01/demonstran-mesir-sholat.jpg"><img class="aligncenter" title="demonstran-mesir-sholat" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/01/demonstran-mesir-sholat.jpg" alt="" width="300" height="241" /></a></p>
<p style="text-align:left;">Mengikuti   Tunisia , Mesir bergolak. Dengan keberanian yang luar biasa , rakyat   Mesir turun ke jalan-jalan menuntut turunnya rezim diktator Mubarak.   Menerjang barisan pasukan keamanan bertampang seram , tidak peduli   desing peluru siap merobek tubuh mereka. Rakyat Mesir sudah muak  terhadap kediktatoran Mubarak yang terus dibela dan dilindungi oleh  negara asing Amerika Serikat. Krisis ekonomi , kemiskinan dan  pengangguran menjadi api yang membakar kemarahan.</p>
<p>Kondisi yang lebih kurang sama dialami Indonesia di masa reformasi  tahun 1998. Rakyat bersama  tokoh reformis menuntut Suharto yang puluhan  tahun telah berkuasa turun  tahta. Suhorto mirip dengan Mubarak  menggunakan tangan besi membungkam  lawan-lawan politiknya. Krisis  ekonomi yang mengguncang Asia saat itu  mempercepat kejatuhan Soeharto.</p>
<p>Reformasi  1998 memang berhasil menumbangkan sang diktator, namun  hingga kini  persoalan Indonesia belum selesai. Apa yang di era Soeharto  dikritik  oleh demonstran seperti maraknya korupsi, kolusi,mafia  peradilan,  kemiskinan, justru kembali berulang saat ini. Dalam beberapa  hal bahkan  lebih parah. Berbagai julukan diberikan kepada Indonesia  saat ini :  negara gagal, republik koruptor, negara lelucon sampai  negara biadab !</p>
<p>Satu hal yang masih menyelamatkan SBY &#8211; yang  berbeda dengan masa  Suharto-  adalah  kebebasan politik. Harus diakui dimasa reformasi kran  demokrasi masih  terbuka lebar, kebebasan pers masih ada. Hanya saja,  ketika rakyat gagal  disejahterakan dan didepan mata mereka koruptor  dilindungi, demokrasi  bisa saja dicampakkan rakyat. Sederhananya sangat  mungkin rakyat  berpikir : untuk apa demokrasi kalau kami lapar, kami  sulit berobat,  pendidikan mahal , dan koruptor malah dibiarkan ?<span id="more-2220"></span></p>
<p>Pelajaran penting dari kegagalan  Indonesia  , reformasi rezim  tidaklah cukup. Sementara pangkal persoalannya  bukanlah hanya Suharto ,  tapi sistem kapitalisme yang diterapkan rezim  Suharto. Kapitalisme  inilah yang menciptakan budaya korupsi , suap  menyuap, dan praktik  mafia hukum. Ideologi sekuler inilah yang juga  menjadi penyebab  kemiskinan rakyat.</p>
<p>Era  reformasi justru melahirkan kebijakan ekonomi neo liberal anti  rakyat  seperti privatisasi, pengurangan subsidi, penbuatan BBM dan  pasar bebas .  Kenaikan BBM dengan segala tipu-tipunya termasuk istilah  pembatasan BBM  bersubsidi, tidak bisa dilepaskan dari liberalisi migas.   Celakanya,semua kebijakan ini dilegalkan oleh UU yang merupakan produk   demokrasi.</p>
<p>Perubahan  sebatas rezim tanpa disertai dengan perubahan sistem  akhirnya kembali  mendudukkan penumpang gelap,yang menjadi kaki tangan  poros imperialis.  Kembali bersujud kepada penjajah asing dalam segala  kebijakannya.</p>
<p>Hal  inilah yang harus menjadi pelajaran bagi rakyat Mesir. Persoalan  Mesir  bukanlah hanya Mubarak, tapi sistem kapitalisme sekuler . Tanpa   perubahan sistem , Mesir akan kembali dipimpin  boneka-boneka  Amerika  dengan topeng demokrasi. Mereka seolah menjadi pembela rakyat  Mesir  dengan teriakan reformasi, demokrasi dan HAM.</p>
<p>Amerika  tentu saja tidak membiarkan perubahan apapun yang mengancam   dominasinya. Tanpa malu negara ini sepertinya berpihak kepada rakyat.   Padahal, kalau Amerika benar-benar menegakkan HAM dan Demokrasasi ,   kenapa selama berpuluh tahun mendukung rezim diktator yang  mensengsarakan rakyat.</p>
<p>Namun,  mungkin memang beginilah takdir sejarah yang harus dijalani  umat Islam.  Rezim diktator jatuh, diganti oleh rezim baru yang masih  pro  Amerika.Menerapkan sistem yang sama. Persoalan yang samakan muncul.</p>
<p>Hanya saja kita tidak boleh putus asa. Dengan pertolongan Allah SWT,   kita  yakin akan ada gelombang perubahan yang kedua yang lebih dahsyat.   Dimana rakyat tidak hanya menuntut sekedar pergantian orang tapi juga   sistem. Hal ini terjadi karena rakyat kemudian menyadari pergantian  orang tidak banyak membawa perubahan berarti.</p>
<p>Rakyat  juga akan mencampakkan siapapun selama ini yang berkoalisi  dengan  sistem kufur kapitalisme, meskipun mengklaim partai Islam  sekalipun.  Ulama-ulama yang menjilat penguasa dzolim akan dihinakan  Allah SWT ,  umatpun akan mencap mereka pengkhianat. Dengan dasar  keimanan , rakyat  tidak mau lagi dipimpin oleh mereka yang berhubungan  dengan masa lalu,  yang berkoalisi dengan penjajah, dan diam ketika  rakyat dalam kesulitan.</p>
<p>Seruan-seruan perubahan sistemik (al inqilabiyah) yang dilakukan oleh  umat Islam saat  ini  pastilah akan membuahkan hasil. Seruan tanpa  henti terhadap perubahan  sistem kapitalism menjadi syariah Islam dan  khilafah akan disambut oleh  masyarakat yang muak dengan kebusukan dan  kegagalan sistem demokrasi.  Dengan pertolongan Allah SWT, masalah ini  tinggal menunggu waktu saja.</p>
<p>Namun  kita tegaskan perubahan yang sejati ini haruslah didasarkan  kepada  keimanan kepada Allah SWT. Tuntutan syariah Islam, bukanlah  sekedar  muncul dari perasaan marah akibat perut lapar atau kemiskinan.  Tapi  muncul dari keimanan kepada Allah SWT. Tentu menyedihkan kalau  kita  bergerak karena sebatas perut lapar atau tidak punya pekerjaan.  Tapi  kita diam saja saat syariah Islam dilecehkan dan dicampakkan, kita  wajib  menolak hukum kufur mencengkram kita.</p>
<p>Sumber: <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2011/02/01/gejolak-mesir-dan-reformasi-gagal-indonesia/">hizbut-tahrir.or.id</a><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2220&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/02/05/gejolak-mesir-dan-reformasi-gagal-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2011/01/demonstran-mesir-sholat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">demonstran-mesir-sholat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keprihatinan terhadap Kondisi Negara</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/keprihatinan-terhadap-kondisi-negara/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/keprihatinan-terhadap-kondisi-negara/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 03:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2209</guid>
		<description><![CDATA[KANTOR JURUBICARA HIZBUT TAHRIR INDONESIA Nomor: 191/PU/E/01/11 Jakarta, 20 Januari 2011 M Pernyataan HIZBUT TAHRIR INDONESIA Tentang Keprihatinan terhadap Kondisi Negara Menilik berbagai persoalan aktual yang ada dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dewasa ini, baik di lapangan ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum maupun ideologi dan agama, tampak sekali bahwa pemerintah dan negara ini telah: 1. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2209&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/167529_1453209865244_1683223489_844247_6820368_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2210" title="167529_1453209865244_1683223489_844247_6820368_n" src="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/167529_1453209865244_1683223489_844247_6820368_n.jpg?w=467&#038;h=623" alt="" width="467" height="623" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>KANTOR JURUBICARA</strong><br />
<strong> HIZBUT TAHRIR INDONESIA</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Nomor: 191/PU/E/01/11</strong><br />
<strong> Jakarta, 20 Januari 2011 M</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Pernyataan</strong><br />
<strong> HIZBUT TAHRIR INDONESIA</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Tentang</strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Keprihatinan terhadap Kondisi Negara</strong></p>
<p>Menilik  berbagai persoalan aktual yang ada dalam kehidupan bermasyarakat dan  bernegara dewasa ini, baik di lapangan ekonomi, politik, sosial, budaya,  hukum maupun ideologi dan agama, tampak sekali bahwa pemerintah dan  negara ini telah:</p>
<p><strong>1.    Gagal menyejahterakan rakyat.</strong></p>
<p>Meski  disebut oleh pemerintah bahwa angka kemiskinan terus turun, tapi secara  kasat mata masih sangat banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Hal  ini tampak misalnya ada lebih dari 70 juta rakyat miskin yang masih  menerima raskin. Bahkan kini tengah terjadi krisis pangan, harga  kebutuhan pokok meroket, daya beli rakyat menurun, ekonomi makin sulit.  Sebanyak 4 juta anak Indonesia kurang gizi. Rakyat terpaksa berutang,  mengurangi makan atau makan seadanya seperti nasi tiwul (yang telah  mengakibatkan 6 orang meninggal) atau bunuh diri.</p>
<p><strong>2.    Gagal melindungi moralitas rakyat</strong></p>
<p>Pornografi  dan pornoaksi makin marak. Baik di dunia maya (internet) maupun di  dunia nyata. Meski UU Pornografi telah diundangkan, tapi faktanya itu  seperti macan ompong. Seks bebas seperti telah menjadi biasa. Lebih dari  51% pelajar di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi),  54% di Surabaya, 47% di Bandung dan 52% di Medan mengaku telah melakukan  hubungan seks sebelum nikah. Hal ini terjadi juga pada laki-laki dan  perempuan dewasa. Sehingga banyak terjadi kehamilan di luar nikah dan  berujung pada aborsi.<span id="more-2209"></span></p>
<p><strong>3.    Gagal melindungi kekayaan rakyat</strong></p>
<p>Kekayaan  rakyat baik berupa minyak dan gas bumi, barang tambang maupun yang  lainnya tidak banyak dinikmati oleh rakyat, tapi oleh segelintir orang,  termasuk pihak asing melalui regulasi dan kebijakan yang tidak pro  rakyat. Rencana pembatasan BBM bersubsidi misalnya, hanyalah akal-akalan  pemerintah untuk memuluskan liberalisasi sektor migas dimana salah satu  poin pentingnya adalah pencabutan subsidi. Bahwa rencana itu diperlukan  untuk menekan subsidi tidaklah relevan karena faktanya yang lebih  membebani APBN adalah pembayaran utang dan bunga utang serta keperluan  lain. Misalnya, dana untuk 244 pilkada tahun 2010 sebesar Rp 55 Triliun,  bandingkan dengan kebijakan pembatasan BBM subsidi yang hanya akan  menghemat sekitar Rp 3,8 triliun.</p>
<p><strong>4.    Gagal memberantas korupsi dan mafia hukum</strong></p>
<p>Korupsi  makin menjadi-jadi. Dan ironinya banyak dilakukan oleh para pejabat  yang berlangsung makin massif dan sistemik. Lihatlah, 148 kepala daerah  sekarang ini jadi tersangka korupsi, diantaranya adalah 17 Gubernur.  Kasus korupsi melahirkan korupsi baru melalui mafia hukum yang bisa  mengatur kepolisian, kejaksaan, kehakiman dan pengacara. Itulah yang  membuat banyak kasus korupsi yang tidak terungkap. Kasus skandal Bank  Century atau mafia Perpajakan adalah salah satunya.</p>
<p><strong>5.    Gagal melindungi aqidah umat</strong></p>
<p>Korban  Pemurtadan dan Aliran Sesat terjadi dimana-mana. Hingga sekarang  terdapat lebih dari 250 aliran sesat. Sementara, Ahmadiyah masih bebas  bergerak padahal sudah dinyatakan sesat, serta Depag dan MUI sudah  merekomendasikan untuk dibubarkan. Belum lagi berkembangnya berbagai  tindak kemusyrikan serta paham Sepilis. Ini bukti bahwa negara gagal  melindungi aqidah rakyat negeri ini yang mayoritas muslim.</p>
<p><strong>6.    Gagal membawa rakyat kepada jalan yang diridhai Allah</strong></p>
<p>Dan  yang paling utama adalah dengan tetap setia pada sekularisme dan  kapitalisme negara juga telah gagal membawa rakyat ini kepada jalan yang  diridhai oleh Allah SWT. Memang diakui bahwa kemerdekaan ini adalah  atas berkat dan rahmat Allah SWT, tapi pada faktanya pengakuan itu tidak  diikuti dengan ketundukan pada segenap aturan-aturan-Nya. Tetap saja,  syariahnya disisihkan dan hukum jahiliah dipertahankan.</p>
<p><strong>Berkenaan dengan hal di atas, Hizbut Tahrir Indonesia menyatakan:</strong><strong> </strong></p>
<p><strong>1.</strong> Bahwa nyata, negara ini telah gagal menjalankan tugas pokok dan  fungsi yang fundamental. Kegagalan ini disebabkan oleh dua faktor utama,  yakni pemimpinnya yang tidak amanah serta buruknya sistem yang dipakai  untuk mengatur negeri ini yakni sistem sekuler &#8211; kapitalisme. Oleh  karena itu, bila benar-benar diinginkan perbaikan, maka tidak bisa tidak  sistem yang telah gagal itu harus dibuang. Sebagai gantinya adalah  sistem yang bersumber dari Dzat Yang Maha Benar, yang Maha Tahu sehingga  tidak mungkin gagal, yakni syariah Islam. Juga harus dihadirkan  pemimpin yang baik, yang mau tunduk pada syariah dan memimpin dengan  penuh amanah.</p>
<p><strong>2.</strong> Bahwa di sinilah pentingnya seruan  “Selamatkan Indonesia Dengan Syariah.” Karena hanya dengan penerapan  syariah secara kaffah di bawah naungan Khilafah sajalah, seluruh aspek  kehidupan rakyat dan negara ini dapat diatur dengan sebaik-baiknya  sedemikian sehingga seluruh kebaikan yang dicita-citakan dapat terujud.  Oleh karena diserukan kepada seluruh komponen umat, untuk  bersungguh-sungguh dengan penuh keikhlasan dan kesabaran memperjuangkan  tegaknya syariah dan Khilafah di negeri ini.</p>
<p><strong>Jurubicara Hizbut Tahrir Indonesia</strong></p>
<p><strong>Muhammad Ismail Yusanto</strong><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2209&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/keprihatinan-terhadap-kondisi-negara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/167529_1453209865244_1683223489_844247_6820368_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">167529_1453209865244_1683223489_844247_6820368_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hizbut Tahrir Gelak Aksi Demo Depan Istana</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/2205/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/2205/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 03:35:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2205</guid>
		<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA &#8211; Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali mengkritisi kinerja Pemerintah dengan menggelar aksi demo di depan Istana Negara, Ahad (23/1). &#8220;Kami sangat prihatin terhadap kinerja Pemerintah yang cenderung gagal menjalankan fungsi-fungsi dasarnya,&#8221; kata juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto. Ia mengemukakan, pemerintah telah gagal menjalankan fungsi dasarnya untuk mensejahterakan rakyat, melakukan penegakan hukum, menjaga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2205&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)" src="http://static.republika.co.id/images/hizbut_tahrir_indonesia_hti_101222135957.jpg" alt="Hizbut Tahrir Gelak Aksi Demo Depan Istana" width="360" height="260" /></p>
<div id="newstext">
<p><a href="http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/11/01/23/160099-hizbut-tahrir-gelak-aksi-demo-depan-istana">REPUBLIKA.CO.ID</a>, JAKARTA &#8211; Hizbut Tahrir  Indonesia (HTI) kembali mengkritisi kinerja Pemerintah dengan menggelar  aksi demo di depan Istana Negara, Ahad (23/1).</p>
<p>&#8220;Kami sangat prihatin terhadap kinerja Pemerintah yang cenderung gagal menjalankan fungsi-fungsi dasarnya,&#8221; kata juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto.</p>
<p>Ia mengemukakan, pemerintah telah gagal menjalankan fungsi dasarnya  untuk mensejahterakan rakyat, melakukan penegakan hukum, menjaga aset  kekayaan negara dan lainnya. &#8220;Masih banyak masyarakat Indonesia yang  berada di garis kemiskinan, meski angkanya menunjukkan penurunan,&#8221;  ujarnya.</p>
<p>Tak hanya itu, lanjut Muhammad, Pemerintah juga gagal melakukan  penegakan hukum. &#8220;Bagaimana bisa ada 148 kepala daerah yang terindikasi  korup, belum lagi keterlibatan aparat hukum yang juga korup,&#8221; tuturnya.<br />
&#8220;Kasus  korupsi melahirkan korupsi baru melalui mafia hukum, yang bisa mengatur  kepolisian, kejaksaan, kehakiman, dan pengacara,&#8221; tutur Muhammad.</p>
<p>Negara juga gagal melindungi moralitas rakyat. &#8220;Banyak survei yang  menggambarkan pelajar dan mahasiswa yang melakukan hubungan pranikah,&#8221;  kata Muhammad menambahkan.</p>
<p>Ia menggambarkan, 51 persen pelajar di Jabodetabek terlibat seks  bebas, begitu pun di Bandung (52 persen), Surabaya (54 persen), dan  Medan (52 persen). &#8221;Pemerintah gagal pula melindungi kekayaan rakyat  berupa minyak dan gas, barang tambang, maupun lainnya yang lebih banyak  dikuasai pihak asing,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Aksi unjuk rasa itu diikuti sekitar 8.000 orang HTI dari Jabodetabek.  Mereka datang dengan menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum.  Unjuk rasa juga diikuti kaum ibu yang membawa bayi dan balita. Demo  diisi dengan orasi menggunakan dua mobil bak terbuka lengkap dengan  perangkat <em>sound system</em>. Para pengunjuk rasa juga membentangkan spanduk dan pamflet.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2205/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2205/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2205&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/2205/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://static.republika.co.id/images/hizbut_tahrir_indonesia_hti_101222135957.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Foto Pilihan Aksi 23 Januari 2011: Negara Gagal, Selamatkan dengan Khilafah</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/foto-pilihan-aksi-23-januari-2011-negara-gagal-selamatkan-dengan-khilafah/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/foto-pilihan-aksi-23-januari-2011-negara-gagal-selamatkan-dengan-khilafah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 03:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[Catatan penting: Gambar di atas menunjukkan betapa rusaknya sistem saat ini dalam menjamin kesejahteraan rakyat, sehingga perlu ada perubahan yang mendasar dalam merubah sistem tersebut. Islam memberikan alternatif solusi yang dapat menyelesaikan probelama kehidupan manusia, yaitu dengan penerapan Syariat Islam sebagai dasar hukum dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah. Sumber: foto ini diambil oleh penulis sendiri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2201&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/image0022.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2202" title="Image0022" src="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/image0022.jpg?w=480&#038;h=638" alt="" width="480" height="638" /></a></p>
<p><strong>Catatan penting: </strong><br />
Gambar di atas menunjukkan betapa rusaknya sistem saat ini dalam menjamin kesejahteraan rakyat, sehingga perlu ada perubahan yang mendasar dalam merubah sistem tersebut. Islam memberikan alternatif solusi yang dapat menyelesaikan probelama kehidupan manusia, yaitu dengan penerapan Syariat Islam sebagai dasar hukum dalam naungan Daulah Khilafah Islamiyah.</p>
<p><strong>Sumber:</strong> foto ini diambil oleh penulis sendiri saat aksi berlangsung.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2201&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/foto-pilihan-aksi-23-januari-2011-negara-gagal-selamatkan-dengan-khilafah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/image0022.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Image0022</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HTI : Negara Gagal, Syariah dan Khilafah Solusinya!</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/hti-negara-gagal-syariah-dan-khilafah-solusinya/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/hti-negara-gagal-syariah-dan-khilafah-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 03:11:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[2011]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA TERKINI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2198</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta. Sekitar 10 ribu massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kembali melakukan aksi damai mengkritik kegagalan negara menjalankan fungsi-fungsi pokoknya. Dalam aksi yang dilakukan di depan Istana negara Minggu (23/1) siang ini, HTI mengingatkan pangkal kegagalan negara ini adalah karena tidak diterapkannya syariah Islam. &#8220;Negara telah gagal menjalankan fungsi-fungsi pokoknya, gagal mensejahterakan rakyat, gagal melindungi moralitas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2198&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong>.  Sekitar 10 ribu massa Hizbut Tahrir  Indonesia (HTI)  kembali melakukan  aksi damai mengkritik kegagalan  negara menjalankan  fungsi-fungsi  pokoknya. Dalam aksi yang dilakukan  di depan Istana  negara Minggu (23/1)  siang ini, HTI mengingatkan  pangkal kegagalan  negara ini adalah karena  tidak diterapkannya syariah  Islam.</p>
<p>&#8220;Negara  telah gagal menjalankan fungsi-fungsi pokoknya, gagal   mensejahterakan  rakyat, gagal melindungi moralitas rakyat, gagal   melindungi kekayaan  rakyat, gagal memberantas korupsi dan mafia hukum,   gagal melindungi  aqidah umat,&#8221; kata juru bicara HTI Muhammad Ismail   Yusanto.</p>
<p>Menurutnya,  meskipun pemerintah mengatakan angka kemiskinan terus   turun, tapi  secara kasat mata masih sangat banyak rakyat yang hidup   dalam  kemiskinan. Hal ini tampak misalnya ada lebih dari 70 juta rakyat   miskin  yang masih menerima raskin.</p>
<p>Bahkan  kini tengah terjadi krisis pangan, harga kebutuhan pokok   meroket, daya  beli rakyat menurun, ekonomi makin sulit. Sebanyak 4 juta   anak Indonesia  kurang gizi. Ismail menyatakan : &#8220;Rakyat terpaksa   berutang, mengurangi  makan atau makan seadanya seperti nasi tiwul (yang   telah mengakibatkan 6  orang meninggal) atau bunuh diri,&#8221;</p>
<p>Pemerintah juga gagal menegakkan hukum.Korupsi makin menjadi-jadi,   korupsi  banyak dilakukan oleh para pejabat yang berlangsung makin   massif dan  sistemik &#8220;Lihatlah, 148 kepala daerah sekarang ini jadi   tersangka  korupsi, diantaranya adalah 17 Gubernur,&#8221; ujarnya</p>
<p>Namun  yang paling utama ,menurut jubir HTI ini dengan tetap setia   pada  sekularisme dan kapitalisme negara juga telah gagal membawa rakyat   ini  kepada jalan yang diridhai oleh Allah SWT.</p>
<p>&#8220;Memang  diakui bahwa kemerdekaan ini adalah atas berkat dan rahmat   Allah SWT,  tapi pada faktanya pengakuan itu tidak diikuti dengan   ketundukan pada  segenap aturan-aturan-Nya. Tetap saja, syariahnya   disisihkan dan hukum  jahiliah dipertahankan.&#8221; Tegasnya</p>
<p>Untuk  itu HTI kembali menyeruskan solusi syariah dan Khilafah untuk    menyelesaikan kegagalan negara ini. Karena menurut HTI persoalannya    bukanlah sekedar rezim tapi disebabkan karena aturan    kapitalisme-sekuler.</p>
<p>&#8220;Disinilah pentingnya seruan  kita  selama ini ‘Selamatkan Indonesia   Dengan Syariah&#8217; ,karena hanya dengan  penerapan syariah secara kaffah  di  bawah naungan Khilafah sajalah,  seluruh aspek kehidupan rakyat dan   negara ini dapat diatur dengan  sebaik-baiknya,&#8221; kata Ismail Yusanto.</p>
<p>Aksi  damai ini berjalan tertib meskipun dihadiri oleh ribuan massa.   Setelah  berdoa bersama meminta pertolongan Allah SWT terhadap negara   ini, para  peserta bubar dengan teratur diiringi dengan hujan.[<a href="http://mediaumat.com/headline-news/2321-hti--negara-gagal-syariah-dan-khilafah-solusinya.html">mediaumat.com</a>, 23/01/11]</p>
<p><img src="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0835.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0735.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0750.jpg" border="0" alt="" width="415" height="313" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2198&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/24/hti-negara-gagal-syariah-dan-khilafah-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0835.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0735.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://mediaumat.com/images/2011/januari/img_0750.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Puisi Cinta</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/22/puisi-cinta/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/22/puisi-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 16:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2192</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah…. Ketika aku merindukan seorang kekasih Rindukan aku kepada yang rindu cinta sejatiMu Ya Allah…. Jika kembali mencintai seseorang Teruskan aku dengan orang yang mencintaiMu Agar bertambah kuat cintaku padaMu Ya Allah…. Ketika aku sedang jatuh cinta Agar tak melebihi cintaku padaMu Tuhan Ketika aku berucap aku cinta padaMu Biarlah kukatakan kepada yang hatinya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2192&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><a href="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/34616_131332383564240_100000624361683_196768_5837006_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2194" title="34616_131332383564240_100000624361683_196768_5837006_n" src="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/34616_131332383564240_100000624361683_196768_5837006_n.jpg?w=307&#038;h=401" alt="" width="307" height="401" /></a>Ya Allah….<br />
Ketika aku merindukan seorang kekasih<br />
Rindukan aku kepada yang rindu cinta sejatiMu</p>
<p>Ya Allah….<br />
Jika kembali mencintai seseorang<br />
Teruskan aku dengan orang yang mencintaiMu<br />
Agar bertambah kuat cintaku padaMu</p>
<p>Ya Allah….<br />
Ketika aku sedang jatuh cinta<br />
Agar tak melebihi cintaku padaMu</p>
<p>Tuhan Ketika aku berucap aku cinta padaMu<br />
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya terpaut padaMu<br />
Agar aku tak jatuh cinta<br />
Dalam cinta yang bukan karenaMu</p>
<p>CINTA adalah kalimat yang menyejukan hati<br />
Mampu melintasi batas ruang dan waktu.<br />
CINTA adalah bahasa tanpa kata namun sarat makna<br />
Terlembagakan dalam rasa dan perasaan bathin suci<br />
Yang menebarkan nilai-nilai luhur kasih sayang,<br />
Kesantunan, maaf, kepedulian, toleransi dan<br />
berkah bagi kemanusiaan universal.</p>
<p>CINTA mewujud dalam gelora pengorbanan<br />
Demi terciptanya kemandirian pribadi<br />
dan kemashlahatan ummat secara universal.</p>
<p>Andai bumi ini kering dari CINTA,<br />
niscaya tidak akan lahir kesatria-kesatria agung di jagad raya ini<br />
Dengan CINTA&#8230;<br />
Tegaklah sendi-sendi keadilan dan tampaklah kebenaran.<br />
Wajah nyata CINTA ialah perilaku ketaatan,<br />
Kesantunan, kesetiaan dan pengorbanan demi sesuatu yang dicintai..</p>
<p>CINTA melahirkan spirit kehidupan,<br />
Membucahkan kasih kelembutan, kasih sayang<br />
Keutamaan dan nilai –nilai luhur kehidupan&#8230;..</p>
<p>Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah&#8230;<br />
Titipkanlah pada Allah Ta&#8217;alaa&#8230;<br />
Sebab hanya Allah Ta&#8217;alaa yang Maha Menjaga&#8230;<br />
dikala kau dan dia saling berjauhan&#8230;<br />
dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu&#8230;<br />
Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur&#8230;</p>
<p>Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya&#8230;<br />
Cintailah dengan tetap setia padaNya,&#8230;<br />
Cintailah dalam keredhaanNya,.. maka akan kau dapatkan ketenangan,&#8230;Insha Alloh</p></div>
<div>Dari sahabat facebook: <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1700848134">Aniesah Umu Faaris</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2192/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2192/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2192&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2011/01/22/puisi-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kartini87.files.wordpress.com/2011/01/34616_131332383564240_100000624361683_196768_5837006_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">34616_131332383564240_100000624361683_196768_5837006_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muballighah HTI Teken 6 Poin Kesepakatan</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/muballighah-hti-teken-6-poin-kesepakatan/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/muballighah-hti-teken-6-poin-kesepakatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 05:05:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2185</guid>
		<description><![CDATA[INILAH.COM, Jakarta &#8211; Muktamar Muballighah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diakhiri penandatanganan Amanah Lil Muballighah oleh para muballighah perwakilan tiap daerah. Ada enam poin kesepakatan di dalamnya. “Kesepakatan ini adalah bentuk komitmen peran vital para muballighah seluruh Indonesia,” kata juru bicara muslimah HTI Febrianti Abassuni usai acara Muktamar Muballighah Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/4). [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2185&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt; Normal   0               false   false   false      IN   X-NONE   X-NONE                                                     MicrosoftInternetExplorer4 &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt; &lt;![endif]--><!--  --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&quot;Table Normal&quot;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:&quot;&quot;; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:&quot;Calibri&quot;,&quot;sans-serif&quot;; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} --> <!--[endif]--></p>
<p><img class="alignleft" title="fotommi13" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/fotommi13.jpg" alt="" width="300" height="241" /><strong>INILAH.COM, Jakarta &#8211; Muktamar Muballighah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) diakhiri penandatanganan Amanah Lil Muballighah oleh para muballighah perwakilan tiap daerah. Ada enam poin kesepakatan di dalamnya.</strong></p>
<p>“Kesepakatan ini adalah bentuk komitmen peran vital para muballighah seluruh Indonesia,” kata juru bicara muslimah HTI Febrianti Abassuni usai acara Muktamar Muballighah Indonesia di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (21/4).</p>
<p>Enam poin inti kesepakatan itu antara lain, pertama, kesadaran sesungguhnya saat ini umat Islam seluruh dunia dan Indonesia khususnya tengah menghadapi berbagai persoalan baik ekonomi, politik, sosial-budaya. Seluruh persoalan tersebut menjadikan umat Islam tidak lagi mampu menunjukkan dirinya sebagai umat yang unggul, dan nyata-nyata telah menghancurkan keluarga sebagai benteng pertahanan terakhir umat.</p>
<p>Kedua, memahami bahwa pangkal persoalan ini adalah tidak diterapkannya sistem Islam. Bahwa sekularisme terlah terbukti nyata menghancurkan keluarga dan bangsa serta generasi penerus. Oleh sebab itu, menerapkan syari’ah Islam Kaaffah dalam bingkai negara Khilafah Islam adalah solusi mutlak.</p>
<p>“Ini adalah kewajiban yang agung dan berjuang untuk menegakkannya kembali adalah kewajiban setiap muslim. Dengan tegaknya khilafah yang dipimpin seorang khalifah, kehidupan umat akan terlindungi dari berbagai serangan dan gangguan,” papar Febrianti.</p>
<p>Ketiga, para muballighah akan berupaya sungguh-sungguh mengoptimalkan potensi dan kedudukan yang dimiliki sebagai pembina umat khususnya muslimah dalam rangka penegakkan khilafah. Keempat adalah, meneguhkan visi-misi pembinaan muballighah yakni “Menjadi perempuan unggul sebagai ummum wa robbatul bait (ibu dan pengatur rumah tangga) yang melahirkan generasi cerdas taqwa pejuang syariah dan khilafah serta sebagai mitra laki-laki dalam membangun masyarakat Islam.”</p>
<p>Semenatar misi muballighah adalah: a. Mengokohkan ketahanan dan kesakinahan keluarga Muslim, b. Melahirkan generasi berkualitas pejuang, c. Membangun muslimah berkarakter kuat dalam rangka amar ma’ruf nahi munkar, d. Membina perempuan sebagai mitra laki-laki dalam rumah tangga dan perjuangan di masyarakat.</p>
<p>Kelima, perjuangan penegakan syari’ah dan khilafah adalah mutlak. Keenam, para muballighah mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh Hizbut Tahrir Indonesia termasuk Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia yang senantiasa seungguh-sungguh berjuang dalam menegakkan khilafah. [ikl/mut] Vina Nurul Iklima</p>
<p>Sumber: <a href="http://inilah.com/news/read/politik/2010/04/21/479331/muballighah-hti-teken-6-poin-kesepakatan/">www.inilah.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2185/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2185/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2185&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/muballighah-hti-teken-6-poin-kesepakatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/fotommi13.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">fotommi13</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Foto Muktamar Muballighah Indonesia</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/foto-muktamar-muballighah-indonesia/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/foto-muktamar-muballighah-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2010 05:03:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2183</guid>
		<description><![CDATA[Foto-foto Muktamar Muballighah Indonesia, di Istora Senayan Jakarta, 21 April 2010 yang diikuti 6500 peserta. Peserta MMI memenuhi Istora Senayan Ustadzah Maryam Brack dari Australia Para Ustadzah dan perwakilan Muballighoh Ustadzah Dewi Purnawati (Muallaf) Ustadzah Emi Khaerani Ustadzah Iffah Rohmah (DPP) Sumber: hizbut-tahrir.or.id<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2183&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Foto-foto Muktamar Muballighah Indonesia, di Istora Senayan Jakarta, 21 April 2010 yang diikuti 6500 peserta.</p>
<p><img title="img_4696" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_4696.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Peserta MMI memenuhi Istora Senayan</p>
<p><img title="img_0688" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0688.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Ustadzah Maryam Brack dari Australia</p>
<p><img title="img_0596" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0596.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Para Ustadzah dan perwakilan Muballighoh</p>
<p><img title="img_0711" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0711.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Ustadzah Dewi Purnawati (Muallaf)</p>
<p><img title="img_0725" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0725.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Ustadzah Emi Khaerani</p>
<p><img title="img_7216" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_7216.jpg" alt="" width="448" height="299" /></p>
<p>Ustadzah Iffah Rohmah (DPP)</p>
<p>Sumber: <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/04/21/foto-muktamar-muballighah-indonesia/">hizbut-tahrir.or.id</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2183&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2010/04/22/foto-muktamar-muballighah-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_4696.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_4696</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0688.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0688</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0596.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0596</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0711.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0711</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_0725.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_0725</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/04/img_7216.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">img_7216</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Century dan Praktik Kotor Demokrasi</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2010/03/03/century-dan-praktik-kotor-demokrasi/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2010/03/03/century-dan-praktik-kotor-demokrasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Mar 2010 04:37:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2180</guid>
		<description><![CDATA[Ada dua hal yang sangat dibanggakan oleh pejuang-pejuang Demokrasi dari sistem ini, kebenaran dan suara rakyat. Sistem demokrasi dianggap paling bisa mendekati kebenaran, karena bersumber pada kedaulatan suara rakyat. Suara rakyat dianggap suara Tuhan. Sistem ini juga dianggap paling aspiratif karena selalu mendasarkan kepada suara rakyat. Namun dalam kasus Century, justru dua hal ini dilanggar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2180&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!-- /newsticker --><a href="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/03/dpr-ricuh-century.jpg"><img class="alignleft" title="dpr-ricuh-century" src="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/03/dpr-ricuh-century.jpg" alt="" width="300" height="219" /></a>Ada dua hal yang sangat dibanggakan  oleh pejuang-pejuang Demokrasi dari sistem ini, kebenaran dan suara  rakyat. Sistem demokrasi dianggap paling bisa mendekati kebenaran,  karena bersumber pada kedaulatan suara rakyat. Suara rakyat dianggap  suara Tuhan. Sistem ini juga dianggap paling aspiratif karena selalu  mendasarkan kepada suara rakyat. Namun dalam kasus Century, justru dua  hal ini dilanggar. Kasus Century dengan secara gamblang menunjukkan  kepada kita hakikat buruk system demokrasi dan praktik-praktik kotornya.</p>
<p>Kebenaran berdasarkan fakta yang seharusnya dicari oleh siapapun dan  menjadi dasar pertimbangan utama diabaikan begitu saja. Meskipun  berbagai bukti dan argumentasi sudah terungkap dalam rapat-rapat Pansus  yang melelahkan, tetap saja yang paling menentukan adalah tawar menawar  politik. Politik dagang sapi sangat kentara dalam kasus ini. Berbagai  cara pun dilakukan untuk memperkuat posisi tawar menawar. Mulai dari  bujukan kekuasaan sampai ancaman.</p>
<p>“Stick and Carrot Policy” menjadi alat penentu  kebenaran. Bagi yang  mau mendukung partai berkuasa , janji-janji kekuasaan dan jabatanpun  dijadikan perangkap. Bukan rahasia lagi, pelobi partai berkuasa  berkeliaran menawarkan posisi menteri (pasca reshufle), jabatan penting  di BUMN , dan tawaran-tawaran lain yang menggiurkan.</p>
<p>Sebaliknya yang cendrung menolak partai berkuasa diancam dengan  berbagai teror. Dikeluarkan dari koalisi, ancaman akan dikorbankan dalam  reshuffle. Siapa kawan siapa lawan ditentukan bukan berdasarkan  kebenaran tapi berdasarkan apakah mendukung partai berkuasa atau tidak.  Seperti pernyataan sekjen DPP Demokrat Amir Syamsudin , bagi Partai  Demokrat siapa lawan siapa kawan terlihat dari sikap fraksi terhadap  kasus Century . Menurutnya keloyalan  terhadap koalis bersama partai  demokrasi , akan menjadi dasar pertimbangan evaluasi.<span id="more-2180"></span></p>
<p>Pelobi-pelobi ulang pun menebarkan teror. Berbagai hal yang bisa  menyeret lawan politik termasuk dugaan kejahatan masa lampau pun  diungkap kembali. Staf khusus bidang sosial dan bencana Presiden SBY,  Andi Arief, paling bersemangat menyeret politisi PKS dengan tuduhan  terlibat dalam L/C Fiktif . Tidak tanggung-tanggung Andi Arif menuduh  PKS melindungi deposan Bank Century yang bermasalah, M Misbakhun.  Tuduhan yang ditolak keras oleh PKS. Andi Arif yang seharusnya lebih  sibuk mengurusi bencana longsor Ciwidey, banjir dibanyak tempat di  Indonesia , malah menjadi kacung penguasa demi  mempertahankan posisi  kekuasaan.</p>
<p>Dosa-dosa masa lalu pun diungkap seperti beberapa politisi yang  dikenal keras dalam pansus dituding ikut dalam rombongan beberapa  anggota DPR-RI yang ikut studi banding ke New York<br />
dan London pada 2004, yang pembiayaannya ditanggung BI. Perjalanan ke  luar negeri itu dianggap  sebagai ‘upah’ (gratifikasi). Ical  diseret-seret dalam masalah pajak. Peran Golkar dalam kasus Bank Bali,  PDIP dalam kasus BLBI pun diungkap kembali untuk membuat gentar lawan.  Lepas dari apakah tuduhan itu benar atau tidak pertanyaannya, kenapa  baru sekarang masalah ini diungkap ?</p>
<p>Klaim atas nama suara rakyatpun dipertanyakan. Demokrasi selalu  mengklaim bahwa system ini paling aspiratif karena berdasarkan kepada  suara rakyat yang diwakili oleh anggota DPR/MPR. Kenyataannya tidak  seperti itu. Meskipun sudah berjibaku dalam rapat-rapat pansus Century  tentu saja telah menghabiskan dana negara, tetap saja yang kemudian  menuntukan adalah pimpinan  partai politik. Atas nama kebijakan partai ,  suara pemimpin parpol yang tidak pernah ikut rapat justru yang paling  menentukan. Tentu saja setelah kompromi politik dengan partai berkuasa.  Pertanyaan penting yang harus kita ajukan , kalau merasa benar kenapa  harus melakukan lobi sana lobi sini. Kalau semua ditentukan oleh  pemimpin partai , untuk apa ada pansus yang memakan waktu yang panjang  dan menghabiskan uang negara ?</p>
<p>Klaim suara mayoritas sistem demokrasi memang patut dipersoalkan.  Realitanya, yang berkuasa sering kali adalah pemimpin partai dan pemilik  modal. Hasilnya, banyak kebijakan partai politik di DPR atau  pemerintahan yang justru memberatkan rakyat dan lebih menguntungkan  pemilik modal. Rakyatpun tidak pernah ditanya apakah setuju terhadap  kenaikan BBM, privatisasi listrik, komersialisasi pendidikan lewat BHP.  Demokrasi menjelma menjadi tirani minoritas (pemilik modal, pemimpin  partai) atas nama mayoritas. Prinsip penting demokrasi ini menjadi  sebuah iluasi yang tidak ada realitnya.</p>
<p>Praktik kotor demokrasi seperti ini sudah seharusnya semakin  menyadarkan kita tentang kebobrokan dari sistem ini. Sistem yang  menjadikan hawa nafsu, kekuasaan, dan harta sebagai panglima tertinggi,  tidak akan pernah memberikan kebaikan pada rakyat. Kembali kepada  syariah Islam adalah jalan terbaik bagi kita . Syariah Islam, sistem  aturan kehidupan  yang berasal dari Allah SWT yang Maha Sempurna, Maha  Pengasih dan Penyayang pastilah akan memberikan kebaikan kepada manusia.</p>
<p>Ukuran kebenaran juga menjadi jelas yakni halal dan haram berdasarkan  nash syari’i. Bukan pertimbangan hawa nafsu manusia yang seringkali  sarat dengan keserakahan, dipengaruhi oleh berbagai kepentingan,  perbedaan waktu dan tempat. Afahukmal jahiliyyati yabghun wa man ahsanu   minallahi hukman li qoumi yukinun (Apakah hukum jahiliyah yang mereka  kehendaki, siapakah yang lebih baik dari pada (hukum Allah ) bagi  orang-orang yang yakin ?) .<strong>Farid  Wadjdi</strong></p>
<p><strong>sumber: <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2010/03/02/century-dan-praktik-kotor-demokrasi/">hizbut-tahrir.or.id<!--more--></a><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2180&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2010/03/03/century-dan-praktik-kotor-demokrasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://hizbut-tahrir.or.id/wp-content/uploads/2010/03/dpr-ricuh-century.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dpr-ricuh-century</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kisah Isteri sahabat RA</title>
		<link>http://kartini87.wordpress.com/2010/02/15/kisah-isteri-sahabat-ra/</link>
		<comments>http://kartini87.wordpress.com/2010/02/15/kisah-isteri-sahabat-ra/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 14:04:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kartini87</dc:creator>
				<category><![CDATA[KISAH TELADAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kartini87.wordpress.com/?p=2162</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang Isteri sahabat RA yang suatu hari telah meminta cerai dari suaminya. Padahal selama ini mereka adalah keluarga bahagia. Tapi secara tiba-tiba si isteri telah meminta cerai. Suaminya menjadi terperanjat. Kata suaminya, &#8220;Baiklah mari kita pergi jumpa dengan Rasulullah SAW agar beliau dapat memberi keputusan di antara kita.&#8221; Lalu mereka keluar di waktu malam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2162&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang Isteri sahabat RA yang suatu hari telah meminta cerai dari suaminya. Padahal selama ini mereka adalah keluarga bahagia. Tapi secara tiba-tiba si isteri telah meminta cerai. Suaminya menjadi terperanjat. Kata suaminya, &#8220;Baiklah mari kita pergi jumpa dengan Rasulullah SAW agar beliau dapat memberi keputusan di antara kita.&#8221; Lalu mereka keluar di waktu malam untuk berjumpa Rasulullah SAW. Karena malam, suaminya telah terjatuh ke dalam lubang dan kakinya terkilir. Maka isterinya membawanya kembali ke rumah. Ketika itu isterinya berkata bahwa perceraian tidak usah dilakukan. Suaminya lebih terperanjat lagi dan menanyakan alasannya kepada istrinya. Kata si isteri, &#8220;Semenjak kita kawin, abang tidak pernah sakit, saya tidak pernah sakit, dan anak-anak tak pernah sakit. Maka rumah yang tidak pernah datang sakit adalah rumah yang terjauh dari rahmat Allah SWT.&#8221;</p>
<p>Seorang sahabat kembali ke rumah. Di dapatinya tempat masak roti menyala. Padahal dia tahu bahwa di rumahnya tak ada apa-apa termasuk makanan untuk dimasak atau dimakan. Maka ia bertanya kepada isterinya,&#8221;Apa yang kamu masak?&#8221; Si isteri menjawab, &#8220;Saya hanya sekedar menyalakan api. Sehingga nanti kalau ada tetangga yang datang berkunjung, mereka akan mengetahui bahwa di rumah kita ada makanan. Dan saya tidak ingin mereka mengetahui keadaan kita yang sebenarnya.&#8221; Lalu suaminya mematikan api itu. Ketika dia buka tungkunya dia terperanjat, karena di dapatinya dalam tempat masak itu ada tersedia banyak roti bakar dan daging bakar. Si istri sengaja pura-pura menyalakan tungku masak agar tidak dikasihanin oleh mahluk, sehingga Allahlah yang memberikan balasan langsung asbab dia menjaga keyakinannya. Allahu Akbar!</p>
<p>Kisah-kisah seperti ini dalam kehidupan sahabat asbab kepahaman mereka terhadap agama.</p>
<p>Sebagai Murobbiyah ( Mendidik Anak )</p>
<p>Mentarbiyah anak ini Allah Swt berikan contoh dalam Al Quran ini bukan semenjak lahir tapi semenjak hamil :</p>
<p>“Idzkolati miroaata imrona” : Tatkala ketika istri Imron, Hannah, berkata, “Robbi inni nadzartu laa kama fi baghni”, “Ya Rabb sesungguhnya aku nadzarkan bayi yang aku kandung ini.” “Muharroron”, “Aku bebaskan untuk agama saja” “Fattaqobbal minni” “Maka ya Allah terimalah dariku”<span id="more-2162"></span></p>
<p>Semenjak hamil, anak tadi itu sudah dibebaskan dari kepentingan dunia dan di nadzarkan hanya untuk agama saja. Di dalam perut sudah di cita-citakan, bukan untuk jadi insyur, jadi dokter, jadi presiden, tapi untuk agama Allah saja. Dijaman istri imron, Hannah Rah.A, ada para pemuda yang tinggalnya didalam mesjid saja berkhidmat pada agama, seperti ashabul suffah. Maka istri imron ini menginginkan anaknya nanti dapat berkhidmat kepada agama seperti mereka para pemuda tersebut. Namun tatkala melahirkan ternyata yang dilahirkan adalah perempuan. Ada kekecewaan karena yang lahir perempuan, karena keinginan berkhidmat pada agama akan lebih mudah jika laki-laki. Namun Allah katakan :</p>
<p>“Wallahu’ a’ala ma wa’adhan” : “Allah Ta’ala Maha Tahu dengan yang dilahirkan.”</p>
<p>Memang laki-laki tidak sama dengan perempuan. Maka Hannah memberikan nama Mariam kepadanya. Lalu Hannah berdoa :</p>
<p>“Robbi inni wa yu’i dhuha bika wa dzurriyataha minasyaithon nirrojim”</p>
<p>Artinya : “Ya Allah aku meminta perlindungan kepadaMu untuknya dari setan yang terkutuk.”</p>
<p>Sehingga Rasullullah Saw sampaikan tidak ada satupun bayi yang lahir, setan akan menusuk lambungnya. Sehingga setiap bayi lahir ini akan menangis-nangis, kecuali Maryam AS dan anaknya karena sudah dimohonkan perlindungan untuk mereka dari ibu mereka, Hannah Rah.A, agar dilindungi dari syetan.</p>
<p>“Fattaqobbalaha robbuha bi qobulin hasanin wa ambadaha nabatan Hasana”</p>
<p>Artinya :</p>
<p>“Maka Allah terima dengan penerimaan yang baik, lalu ditumbuhkan dengan pertumbuhan yang baik.”</p>
<p>Allah Swt pelihara Mariam dan dibesarkan melalui didikan seorang Nabi yaitu Zakari AS, yang tidak lain adalah paman beliau sendiri. Betapa mulianya Mariam ini disisi Allah, asbab doa dari seorang ibu semenjak masih dalam kandungan. Di dalam Al Quran diceritakan, setiap kali Zakaria AS masuk kedalam mihrob ini disitu sudah ada rizki yang Allah siapkan untuk Maryam, padahal tidak ada satu oranpun yang mengantarkan. Siapa yang memberi Rizki ? Allah Swt. Ulama katakan jika seseorang ini mau masuk ke dalam biliknya Mariam ini harus melewati Tujuh Lapis pintu yang setiap pintu kuncinya ini dipegang oleh Zakaria AS. Tapi itulah keanehannya, setiap kali dibukan pintunya, disitu ada rizki yang sudah disiapkan untuk Mariam Rah.A.</p>
<p>Ini juga suatu pelajaran bagi kita, bahwa kehebatan seorang wanita ini adalah tatkala dirinya ini tertutup. Satu lapis pintu aja sudah tidak kelihatan sebenarnya, ini tujuh lapis pintu, bagaiamana rapat dan tertutupnya seorang Mariam AS. Maka wanita ini semakin tertutup semakin dekat dengan Allah Swt. Semakin mau dia diam di rumah semakin dekat dengan Allah Swt :</p>
<p>“Wa qarna fi buyuti bikunna” : “Dan diamlah kalian wahai wanita di rumah-rumah kalian.”</p>
<p>Maka akan mudah seorang wanita ini untuk dekat dengan Allah Swt, tatkala dia mau diam di rumahnya. Sehingga ketika kita baca riwayat-riwayat wanita yang sholihah, mereka ini menjadi wali-wali Allah, tatkala dia mau diam rumah. Keluar hanya betul-betul untuk keperluan agama saja. Seperti itu pula kehidupan yang dicontohkan oleh Mariam AS. Tatkala dia, Maryam AS, berdiam dirumah, maka Allah hantarkan rizki kepadanya.</p>
<p>“Qolla ya maryam wa anna lakihaza” tanya Zakaria, “Dari Mana ini Rizki / Makanan ?”, jawab Mariam AS, “Qolla wa in dillah” : “Ini semua dari sisi Allah.<!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kartini87.wordpress.com/2162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kartini87.wordpress.com/2162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kartini87.wordpress.com&amp;blog=4221030&amp;post=2162&amp;subd=kartini87&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kartini87.wordpress.com/2010/02/15/kisah-isteri-sahabat-ra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/820a4aa7d9ce11c28a8d0b8f467fcd60?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">kartini87</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
