Arsip

Archive for the ‘2009’ Category

Anak-anak Fallujah Dilahirkan Cacat Akibat Penggunaan Senjata Kimia Oleh Pendudukan AS

15 Februari 2010 Tinggalkan komentar

Thursday, 03 September 2009

ImageMediaUmat- Jaringan televisi Inggris, Sky News mengungkapkan bahwa jumlah anak-anak yang lahir cacat terus bertambah di kota Fallujah, Irak, yang paling banyak dibombardir oleh pasukan pendudukan Amerika. Jaringan televisi itu mengatakan bahwa kekhawatiran tentang tingginya jumlah anak-anak yang lahir cacat dikaitkan dengan pasukan pendudukan Amerika yang menggunakan senjata kimia ketika menginvasi kota Fallujah, Irak pada tahun 2004. Baca selanjutnya…

Kategori:2009

CAIR Minta Obama Selesaikan Insiden Anti-Islam

24 Desember 2009 1 komentar

WASHINGTON–The Council on American-Islamic Relations (CAIR), Rabu (23/12), mengimbau Presiden AS, Barack Obama, untuk memberikan perhatian serius adanya peningkatan gerakan anti-Islam yang cukup mengkhawatirkan di negara itu.

Dalam sebuah suratnya kepada Obama, CAIR mengutip insiden yang terjadi di Florida di mana sebuah salib dengan pesan “bangsa Kristen, komunitas Kristen” ditanam di sebuah lokasi yang direncanakan akan dibangun masjid. CAIR juga menyebutkan adanya layar Natal anti-Islam yang didirikan oleh sebuah gereja lokal.

Insiden anti-Islam lainnya yang dikutip oleh kelompok advokasi Muslim yang berbasis di Washington itu adalah: Baca selanjutnya…

Kategori:2009

Ahmadinejad: Dunia Membutuhkan Tatanan Baru

24 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Presiden Mahmoud Ahmadinejad mengatakan bahwa dunia membutuhkan suatu tatanan baru, dia menambahkan bahwa Amerika Serikat yang merupakan “lambang liberalisme” sedang dalam kemunduran.

“Sangat jelas bahwa setiap sistem yang bergantung pada kekuatan militer akan runtuh,” Ahmadinejad mengatakan dalam sebuah pidato di pusat kota Syiraz pada hari Rabu.

“AS sepenuhnya bergantung pada kekuatan militer dan sanksi,” kata Ahmadinejad seperti yang dikutip IRNA.

“Ini menunjukkan bahwa AS sedang dalam kemunduran,” tambahnya.

Presiden Iran mencatat bahwa setelah runtuhnya liberalisme, dunia akan memerlukan suatu tatanan baru. (mediaumat.com, 24/12/2009)

Kategori:2009

Israel Masih Melakukan Pencurian Organ

24 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Seorang anggota parlemen Israel (Knesset) mengatakan rezim Israel masih terus melakukan pencurian organ tubuh warga Palestina.

Ahmed Tibi, anggota Knesset Arab, mengatakan kepada Knesset pada hari Rabu bahwa ia memiliki bukti bahwa praktek itu masih terjadi meskipun desakan rezim Israel mengenai perdagangan organ tidak lagi terjadi.

“Kalian bilang bahwa itu berakhir di tahun 90-an. Tapi Fadul Shaheen Ordul orang yang dari Gaza meninggal dunia. Ia meninggal akibat diabetes tahun ini. Ketika tubuhnya diberikan kembali ke keluarganya, matanya berdarah dan ada luka dalam seluruh tubuhnya, ” tandas Tibi seperti yang dikutip Al-Jazeera.

Dia menambahkan keluarga Shaheen mengatakan bahwa kedua kornea dan ginjalnya dicuri,

Pernyataan itu dibuat dalam rapat dengar pendapat tentang isu yang diselenggarakan pada hari Rabu (23/12).

Tibi mengatakan dia akan terus meminta Departemen Kesehatan Israel untuk bertanggung jawab dan memberikan penjelasan kepada keluarga korban.

Pembuat undang-undang Israel mengadakan dengar pendapat tiga hari setelah rezim mengakui bahwa ia telah memanen organ dari mayat warga Palestina tanpa izin dari kerabat mereka di tahun 1990-an.

Pengakuan tersebut setelah beredar publikasi dari sebuah wawancara yang dilakukan pada tahun 2000 dengan mantan kepala Abu Kabir Forensik Institute, Dr Jehuda Hiss yang menyatakan bahwa ahli patolog forensik telah mengambil organ dari mayat, termasuk mayat warga Palestina pada 1990-an.

Para pejabat Otoritas Palestina juga mengatakan bahwa mereka akan membawa kasus ini ke lembaga internasional. (mediaumat.com, 24/12/2009)

Kategori:2009

Mantan Pemain Liverpool Itu Masuk Islam

24 Desember 2009 1 komentar

Abel Xavier, mantan pemain sepakbola terkenal dari Liverpool memutuskan pensiun dari sepakbola, dan kemudian masuk Islam. Ia pun serta merta mengganti namanya.

Bintang asal Portugal ini mengganti namanya menjadi Faisal Xavier dan akan memulai proyek-proyek kemanusiaan.

Dia terakhir bermain untuk LA Galaxy (Amerka) pada 2008 dan kini telah memutuskan untuk berhenti di dunia sepakbola.

Xavier, 37, bergabung dengan Liverpool dari Everton pada tahun 2002 dan mencetak dua gol dalam 21 penampilan bagi klub Merseyside ini. Selain di Liverpool dan Everton, ia bermain juga di Middlesbrough.

Ia pindah ke klub Major League Soccer LA Galaxy bersama David Beckham.

Xavier berkata: “Ini perpisahan emosional dan saya berharap untuk ikut serta dalam sesuatu yang sangat memuaskan dalam tahap baru hidup saya.

Pada saat-saat sedih, saya telah menemukan kenyamanan dalam Islam. Perlahan-lahan, saya belajar agama yang penuh dengan perdamaian, kesetaraan, kebebasan dan harapan.”

(eramuslim.com)

Kategori:2009

MHTI Ajak Muslimah Bekasi Rapatkan Barisan

24 Desember 2009 Tinggalkan komentar

HTI Press. Subhanallah, suatu moment yang sangat membahagiakan, gema takbir berulang-ulang dipekikkan oleh peserta acara di Aula MT Al Furqan pimpinan Ustadzah Aqidah Hasan, Lc. setelah pembicara pertama Ibu Dwi Eka, AMKL (Praktisi Kesehatan Dinas Kesehatan Kab. Bekasi) memaparkan tentang rusaknya tatanan kehidupan ketika kaum Muslimin di dunia ini berpaling dan dilanjutkan dengan pemaparan oleh pembicara kedua Ir. Ummu Azkia Fachrina,MA (Aktv MHTI DPD II Bekasi)  bahwasannya hanya Sistem Islam lah yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul dari rusaknya tatanan kehidupan tersebut.  Acara yang dihadiri oleh 81 peserta yang terdiri dari para tokoh MT dan Muslimah Kota Bekasi yang diselenggarakan pada tanggal 20 Desember ini bertajuk ajakan kepada para tokoh dan juga muslimah Bekasi untuk merapatkan barisan, mengokohkan ukhuwah, menyongsong Khilafah.

Dalam acara tersebut, panitia menghadirkan dua pembicara. Secara garis besar, pembicara  pertama, Ibu Dwi Eka, AMKL menguraikan tentang keterpurukan umat dengan maraknya aborsi, HIV-AIDS, dll.   Beliau pun menjelaskan bagaimana solusi yang ditawarkan untuk penanganan permasalahan yang ada ternyata tidak mampu menjadi pemecah masalah dan penyelesaian masalah namun menambah masalah karena penyelesaian yang ditawarkan tidak sesuai dengan fithrah manusia itu sendiri yang menghendaki kembali kepada syari’ah. Pembicara  kedua, Ir. Ummu Azkia Fachrina, MA melanjutkan dengan gamblang  bahwasanya Khilafahlah solusi dari problematika umat yang muncul di dunia ini, dan Rasulullah SAW diikuti para Shahabat dan Shabiyat telah mencontohkan dengan segala pengorbanannnya, untuk menyongsong kemenangan dengan menerapkan syariat Islam dalam bingkai Daulah Khilafah  Islamiyah, sehingga selama 13 abad, sampai Khilafah tersebut runtuh pada tanggal 28 Rajab 1336 H Islam mengalami kejayaan. Pembicara mengingatkan, bahwa kaum muslimin telah 85 tahun melakukan pelalaian terhadap penegakkan Daulah Khilafah Islamiyyah, dan ini disambut dengan pekikan Takbir dari peserta berkali-kali.  Dan ketika pembicara menanyakan maukah peserta menjadi pendukung Syari’ah dan Khilafah? Mereka menjawab dengan pekikan Takbir.  Dan ketika ditawarkan untuk bersama-sama memperjuangkannya, pekikan takbir kembali menggema.  Tidak terlupakan juga diinformasikan kepada peserta terutama kepada para tokoh dan mubalighah bahwasannya akan diselenggarakan Muktamar Mubalighah Nasional yang akan diselenggarakan pada 18 April 2010 sebagai satu diantara jalan untuk semakin menyuarakan Khilafah. Dan untuk lebih mengentalkannya MHTI DPD II Bekasi mengajak Forum Lanjutan untuk para Mubalighah dalam rangka menuju Muktamar Mubalighah Nasional (18 April 2010) yang akan diselenggarakan pada bulan Februari 2010 di kota Bekasi.

Peserta cukup antusias, dari mulai acara yang diselingi dengan sumbangan Nasyid dari gabungan MT ibu-ibu pimpinan Ustadzah Siti Nur Azizah Ali, bahkan beberapa peserta mendo’akan berkali-kali bahwa perjuangan ini akan mendapat kemudahan dari Allah SWT. Dan ada pula seorang peserta yang mengakui sebagai istri dari ABRI menyatakan bahwa prajurit yang sebenarnya adalah penegak Khilafah. Acara  kemudian dilanjutkan dengan pembacaan puisi  oleh Nur Aulia Rahmah, Spd. (Aktivis MHTI DPD II Bekasi) yang berisi harapan seorang ibu yang khawatir dengan bagaimana masa depan putra putrinya jika Syari’ah dan Khilafah ini tidak tegak di muka bumi, yang sangat menyentuh kalbu bahkan membuat peserta menitikkan air mata.  Rangkaian acara tersebut berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan khidmat dan harapan penuh bahwa Daulah Khilafah akan tegak di muka bumi dan semangat untuk mendukung Muktamar Mubalighah Nasional 2010 yang akan datang,  InsyaAllah.

Kategori:2009

Hizbut Tahrir Amerika Sekali Lagi Akan Menggoncang Jantungnya Peradaban Kapitalisme

23 Desember 2009 Tinggalkan komentar

Syabab.Com – Di jantungnya peradaban sampah kapitalisme, kembali Hizbut Tahrir bakal menggoncang Amerika. Hizbut Tahrir Amerika (HTA), salah satu cabang partai Islam internasional yang gemar menyerukan Khilafah tersebut akan menggelar sebuah acara publik di pinggiran kota Chicago untuk membicarakan krisis Pakistan, Ahad (20/12/09). Seperti biasa, para pembenci Islam yang menyebut dirinya pembela kebebasan dan demokrasi, berupaya untuk menggagalkan acara tersebut dengan tuduhan-tuduhan palsu yang dipaksakan.

Sebuah kelompok yang bernama Responbility for Equality and Liberty (REAL) telah membuat sebuah tulisan terkait rencana Hizbut Tahrir Amerika tersebut. Di dalam artikel yang dimuat di situsnya, REAL, disebutkan, “Sekali lagi, pinggiran kota di Chicago akan menjadi target acara publik oleh anti demokrasi, organisasi supremasis Islam Hizbut Tahrir pada hari Ahad, 20 Desember-kali ini menggunakan pusat masyarakat yang dikelola pemerintah di Lombard, Illinois.”

Dengan kebencian, kelompok pembela kebebasan tersebut menuduh Hizbut Tahrir sebagai sebuah kelompok ekstrim yang menentang demokrasi dan kebebasan beragama. “Hizbut Tahrir Amerika sedang mengadakan acara terbarunya di desa pinggiran kota Chicago, Lombard, Illinois dengan judul Krisis Pakistan- Kejadian Kini & Arah Masa Depan.”

Dengan penuh kebencian, kelompok yang menyebut dirinya pembela kebebasan tersebut malah berupaya untuk memberikan kebebasan kepada Hizbut Tahrir berbicara. Mereka berupaya menggalkan kegiatan tersebut. Baca selanjutnya…

Kategori:2009